PKBM RUMAN Aceh Terima Kunjungan Delegasi Ditjen PAUD & DIKMAS Kemendikbud

“Salut buat RUMAN Aceh atas konsistensi dan keteguhan mereka dalam mempraktikkan kejujuran dan menebar kebaikan kepada sesama"

PKBM RUMAN Aceh Terima Kunjungan Delegasi Ditjen PAUD & DIKMAS Kemendikbud

PKBM RUMAN Aceh Terima Kunjungan Delegasi Ditjen PAUD & DIKMAS Kemendikbud

“Salut buat RUMAN Aceh atas konsistensi dan keteguhan mereka dalam mempraktikkan kejujuran dan menebar kebaikan kepada sesama"

Banda Aceh - Lembagha Pendidikan RUMAN (Rumah Baca Aneuk Nanggroe) Aceh kembali dikunjungi Delegasi Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan DIKMAS (Pendidikan Masyarakat) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Sebelumnya, Delegasi Ditjen Paud & Dikmas Kemendikbud juga telah mengunjungi RUMAN Aceh pada awal April 2018 lalu dengan fokus kunjungan pada Sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini) yang dijalankan RUMAN Aceh.

Kali ini, Delegasi Ditjen Paud & Dikmas Kemdikbud yang terdiri dari 2 orang itu menyambangi base camp RUMAN Aceh pada Selasa (28/8/2018) siang dengan fokus pada PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat). 

Mereka didampingi Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Muhammad. Kedatangan mereka diterima Kepala Sekolah PAUD RUMAN Aceh, Rizky Sopya beserta para guru. 

“RUMAN Aceh juga telah menjadi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sejak dua tahun lalu dengan beragam kegiatannya. Dan, mulai tahun ini akan menjalankan program kesetaraan B (tingkat SMP) dan C (jenjang SMA) secara gratis bagi yang putus sekolah dan atau belum bersekolah karena faktor ekonomi”, tutur  Rizky yang juga bendahara PKBM RUMAN Aceh. 

Sebelumnya, PKBM RUMAN Aceh masih fokus pada uapaya meningkatkan life skill (keterampilan hidup) warga belajarnya melalui beragam pelatihan seperti menjahit dan handmade (keterampilan tangan) yang dilakukan secara gratisan. 

"Belum lama ini kita mengerjakan pesanan 1000 tempat pentul dan 700 buah dompet makeup yang dipesan buat resepsi pernikahan keluarga pemesannya", imbuh RIzky tersenyum.

Rizky juga menjelaskan perihal Sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini) yang dimulai RUMAN Aceh sejak tahun ajaran 2015/2016 lalu. PAUD RUMAN Aceh diprioritaskan bagi fakir miskin dan keluarga rentan secara social ekonomi. Tim RUMAN Aceh melakukan survei langsung ke rumah para calon murid untuk menentukan gratis atau berbayar

Usai mendengarkan perjelasan tersebut, Rosmini, Staf Umum dan Kerjasama Ditjen Paud & Dikmas Kemdikbud memberikan apresiasi positif terhadap beragam kegiatan yang dilakukan RU­MAN Aceh.

“Salut buat RUMAN Aceh atas konsistensi dan keteguhan mereka dalam mempraktikkan kejujuran dan menebar kebaikan kepada sesama,” tutur Rosmini sembari tersenyum.

Kabid Paud dan PNF Disdikbud Kota Banda Aceh, Mu­ham­mad, juga mengungkapkan hal tersebut. 

“Kita selalu mensupport dan menstimulus RUMAN Aceh untuk mampu memperluas kebermanfaatannya. Sangat jarang ada yang berani dan mampu mengambil peran seperti mereka ini secara tulus, berketerusan dan profesional,” ungkap Muhammad.