Plh Bupati Bener Meriah Tutup Lomba Pentas Seni dan Pameran Kreatifitas Pelajar

Kegiatan ini beriringan dengan kegiatan rutinitas setiap tahun dalam rangka memperingati Hardikda  Aceh.

Plh Bupati Bener Meriah Tutup Lomba Pentas Seni dan Pameran Kreatifitas Pelajar

Plh Bupati Bener Meriah Tutup Lomba Pentas Seni dan Pameran Kreatifitas Pelajar

Kegiatan ini beriringan dengan kegiatan rutinitas setiap tahun dalam rangka memperingati Hardikda  Aceh.

Bener Meriah - Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM, resmi menutup perlombaan pentas seni dan pameran proses kreatifitas pelajar dalam rangka peringatan hari pendidikan daerah Aceh tahun 2018 di GORS setempat, Sabtu 1 September 2018.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil I DPRK Bener Meriah Darwisah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bener Meriah Saidi, Asisten I Drs Muklis, Asisten II Abdul Muis, ST, MT, Asisten III Drs. Suarman, dan beberapa Kepala SKPK.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bener Meriah, Drs. Rayendra dalam laporannya menyampaikan, selama tiga hari ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah melalui bidang seni budaya melaksanakan aneka perlombaan kesenian dan pameran proses kreativitas pelajar yang di ikuti 40 sekolah tingkat SMP dan SD. 

Lanjutnya, kegiatan ini beriringan dengan kegiatan rutinitas setiap tahun dalam rangka memperingati Hardikda  Aceh.

Kadis Pendidikan itu menambahkan, dilaksanakannya perlombaan pentas seni dan pameran proses kreativitas pelajar guna untuk meningkatkan kreativitas dan mendorong semangat para pelajar .

"Untuk itu pentas Seni ini adalah murni merupakan pentas para pelajar, dimana mulai dari MC, pembaca Al Quran, dan yang membawakan do'a itu semua dilakukan para pelajar. Begitu juga Kreativitas dan seni itu di peragakan oleh pelajar, karena kita menginginkan pameran ini bukan pementasan hasil, tapi ini pemeran pementasan proses," ujar Rayendra.

Selain itu, kata Rayendra, dalam pameran ini juga menjadi ajang pengenalan kuliner asli Gayo dimana dalam hal ini bukan hanya pelajar saja yang akan dinilai melainkan guru pembimbing juga turut dinilai.

Sementara itu dalam Plh Bupati Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung setiap kegiatan yang positif.

"Jika itu menjadi kriatif dan inovasi kenapa tidak untuk kita tingkatkan," tegas Ismarissiska.

Begitu juga dengan kuliner daerah, tambah Plh Bupati Bener Meriah itu, sudah seharusnya kita membuat inovasi makan oleh-oleh sampai keluar daerah.

"  ebagai informasi, di Indonesia bika ambon setiap harinya diproduksi 6 ton, dan begitu juga ondel-ondel dari Jokja, dan empek-empek Palembang. Tentunya Gayo juga harus menciptakan kreativif industri rumahan sebagai oleh-oleh," pinta Ismarissiska.[]