Plt Bupati Bener Meriah Lepas Peserta Ekspedisi Burni Telong

Peserta ekspedisi Burni Telong tidak saja berasal dari Aceh namun juga ada dari Sumatera Utara.

Plt Bupati Bener Meriah Lepas Peserta Ekspedisi Burni Telong

Plt Bupati Bener Meriah Lepas Peserta Ekspedisi Burni Telong

Peserta ekspedisi Burni Telong tidak saja berasal dari Aceh namun juga ada dari Sumatera Utara.

Bener Meriah - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, melepas peserta pendaki Ekspedisi Burni Telong yang merupakan rangakaian Gayo Alas Montain Internasional (GAMIFest) di Kampung Rembune Kecamatan Gajah Putih, Sabtu 29 September 2018.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bener Meriah Drs. Haili Yoga menyampaikan, elaksanaan ekspedisi Burni Telong lebih kurang telah diumumkan pada satu bulan yang lalu.

"Untuk camping masyarakat begitu antusias, karena baru dua hari saja diumumkan langsung penuh," kata Haili Yoga.

Lanjutnya, peserta ekspedisi Burni Telong tidak saja berasal dari Aceh namun juga ada dari Sumatera Utara.

"Bahkan kita melihat masyarakat dari luar yang lebih antusias, untuk itu kita meminta masyarakat lokal jangan hanya menjadi penonton," pinta Kadis Pariwisata itu.

Sementara itu Kadis Pariwisata Aceh, Amiruddin menyampaikan, pemerintah pusat membuka pintu masuk pembangunan di empat kabupaten di Aceh yaitu Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Bener Meriah yang didelegasikan Menteri Pariwisata kepada Dinas Pariwisata Provinsi Aceh.

Untuk itu, kata Amiruddin, Dinas Pariwisata Aceh akan menjanjikan hal yang besar, namun yang terpenting bagaimana mengemas pariwisata ini dengan baik.

"Melihat Burni Telong ini, sangat berpotensi dijadikan Pariwisata Pertanian yang dapat dikemas dengan baik.," ujarnya.

Untuk itu, Pemerintah Aceh mempunyai Qanun nomor 8 tahun 2013 di mana dalam qanun tersebut mengamanatkan, pariwisata Aceh syariah dan pariwisata halal.

"Oleh sebab itu kita mengharapkan di Burni telong ini ada yang melantunkan ayat suci dan mengumandangkan Azan," tutur Amiruddin.

Kadis Pariwisata Aceh itu menambahkan, Pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya setiap daerah di 23 Kabupaten untuk mengembangkan pariwisatanya. Karena apabila suatu daerah dapat menata dan mengelola objek wisatanya maka daerah tersebut dapat meraup penghasilan daerah serta dapat mensejahterakan masyarakatnya.

"Untuk itu, kita sanggat mendukung Burni Telong ini menjadi pariwisata pertanian di Bener Meriah," ucap Amiruddin.

Sementara dalam Sambutannya Plt Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi mengatakan, pihaknya sanggat mengapresiasi antusias masyarakat dlam mengikuti ekspedisi Burni Telong.

Abuya H Sarkawi berharap, kegiatan ini dijaga dengan baik dan juga menjaga kelestarian alamnya.

"Ini kegiatan yang baik, untuk itu jaga dengan baik sesuai dengan syariat islam yang berlaku," pintanya.

Salah satu Anggota DPRK Bener Meriah Edi Julkifli menyampaikan, setiap tahunnya 1500 pendaki dari beberapa daerah naik ke puncak Burni telong, untuk itu pihaknya mendorong dan mendukung pemerintah menjadikan Burni Telong sebagai wisata syariah dan halal.[]