PNA Desak DPRK Aceh Selatan Segera PAW Zakaria Isa

Surat keputusan tersebut juga menyatakan bahwa meresmikan pemberhentian dengan hormat  saudara Zakaria Isa dari kedudukannya sebagai Anggota DPRK Aceh Selatan.

PNA Desak DPRK Aceh Selatan Segera PAW Zakaria Isa
Tgk. Amran, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh (DPW – PNA) Kabupaten Aceh Selatan.

PNA Desak DPRK Aceh Selatan Segera PAW Zakaria Isa

Surat keputusan tersebut juga menyatakan bahwa meresmikan pemberhentian dengan hormat  saudara Zakaria Isa dari kedudukannya sebagai Anggota DPRK Aceh Selatan.

Banda Aceh – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh (DPW – PNA) Kabupaten Aceh Selatan Tgk. Amran menyatakan proses Pergantian Antar Waktu sisa masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Selatan tahun 2014-2019 dari Zakaria Isa kepada Amiruddin sengaja diperlambat oleh pihak-pihak tertentu. Kamis 21 Desember 2017.

Berdasarkan surat KIP Kabupaten Aceh Selatan Nomor  32/KIP.Kab-001.43461/VIII/2017 tertanggal 29 Agustus 2017 yang menyampaikan berita acara rapat pleno KIP Kabupaten Aceh Selatan nomor 12/BA/KIP/VIII/2017 tanggal 29 Agustus 2017 tentang pemeriksaan Pemenuhan Persyaratan Calon PAW DPRK Aceh Selatan hasil Pemilihan Umum Tahun 2014, bahwa saudara Amiruddin di nyatakan telah memenuhi syarat untuk diresmikan pengangkatannya sebagai Pengganti Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Selatan.

Selain itu, Amran menyayangkan hasil keputusan Badan Musayawarah DPRK Aceh Selatan yang menunda PAW tersebut. Menurut Amran, seharusnya tugas Badan Musyawarah adalah menyepakati dan menjadwalkan waktu pengambilan sumpah jabatan, bukan memutuskan penundaan.

“Kami sangat menyayangkan hasil dari Badan Musyarawah tersebut, dimana keputusan Badan Musyawarah DPRK memutuskan bahwa pengambilan sumpah jabatan PAW saudara Amiruddin ditunda, dengan proses vooting tertutup,” kata Amran dalam siaran pers yang dikirim ke media ini, pada  Kamis 21 Desember 2017.

Karena itu Tgk. Amran mendesak Ketua DPRK Aceh Selatan untuk menjadwalkan ulang rapat  Badan Musayawarah DPRK Aceh Selatan untuk menentukan dan menetapkan waktu pengambilan sumpah jabatan PAW tersebut.

“Sejauh ini Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh Kabupaten Aceh Selatan telah memenuhi semua proses administrasi PAW Anggota DPRK Aceh Selatan sesuai dengan Peraturan Komisi Umum Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017, tantang Pergantian Antar Waktu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/Kota,” kata Amran.

Padahal menurutnya, pada 6 November 2017, Gubernur Aceh telah mengeluarkan Surat Keputusan nomor 171/1072/2017, tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu Anggota DPRK Aceh Selatan.

Dalam surat keputusan tersebut juga menyatakan bahwa meresmikan pemberhentian dengan hormat  saudara Zakaria Isa dari kedudukannya sebagai Anggota DPRK Aceh Selatan dan meresmikan pengangkatan saudara Amiruddin sebagai pengganti antar waktu anggota DPRK Aceh Selatan, sisa masa jabatan tahun 2014-2019.

Namun setelah keluarnya Surat Keputusan Gubernur Aceh tanggal 6 November 2017, ada upaya-upaya pihak lain untuk memperlambat proses pengambilan sumpah jabatan PAW, hal tersebut dapat dilihat dari lambatnya proses Badan Musyawarah Anggota DPRK Aceh Selatan.

Barulah pada tanggal 19 Desember 2017 Badan Musyawarah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan sidang Musyawarah.

Dalam siaran persnya, Tgk. Amran menyatakan apabila Ketua  DPRK Aceh Selatan tidak segera melaksanakan pengambilan sumpah Jabatan Pengganti Antar Waktu sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur, maka pihaknya akan mendesak Gubernur Aceh untuk segera memanggil Ketua dan unsur Pimpinan DPRK Aceh Selatan terkait tidak melaksanakan dan menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur nomor 171/1072/2017 , Tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRK Aceh Selatan, tersebut.[]