Polisi Bakar 412 Kg Ganja

Sementara kasus yang kedua, pada 2 Maret 2018 polisi berhasil menggagalkan pengiriman 15 Kg ganja kering via Kantor Pos Beureunuen yang dibungkus dalam kemasan bubuk kopi yang rencananya akan dikirim ke pulau jawa

Polisi Bakar 412 Kg Ganja
Forkopimda Pidie memusnahkan barang bukti ganja di halaman Mapolres Pidie, Rabu 21 Maret 2018|Foto:acehnews.co

Polisi Bakar 412 Kg Ganja

Sementara kasus yang kedua, pada 2 Maret 2018 polisi berhasil menggagalkan pengiriman 15 Kg ganja kering via Kantor Pos Beureunuen yang dibungkus dalam kemasan bubuk kopi yang rencananya akan dikirim ke pulau jawa

Pidie - Polisi Resor Pidie membakar narkoba jenis ganja seberat 412 Kg. Ganja ini merupakan hasil barang bukti dari dua kasus dalam kurun waktu Januari-Maret 2018 dengan total sitaan 415 Kg. Lima tersangka pemilik barang haram tersebut juga dihadirkan saat pemusnahan. 

“Kurang lebih 3 Kg telah disisakan untuk barang bukti dipersidangan nati,” kata Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, Rabu 21 Maret 2018.

Dia menjelaskan, kasus yang pertama dilakukan penangkapan terhadap Yusra bin Sulaiman 37 tahun di Gampong Kupula Tanjong, Padang Tiji pada 15 Februari 2018, dan berhasil menyita barang bukti sebanyak 10 karung ganja kering dengan berat 400 kg.

Sementara kasus yang kedua, pada 2 Maret 2018 polisi berhasil menggagalkan pengiriman 15 Kg ganja kering via Kantor Pos Beureunuen yang dibungkus dalam kemasan bubuk kopi yang rencananya akan dikirim ke pulau jawa oleh Yulianti binti Yuslian 34 tahun warga Gampong Pulo Baro, Tangse, dan Maryati binti Marhaban 39 tahun warga Gampong Meunasah Bale, Kecamatan Sakti, keduanya diketahui berprofesi sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Dinas Pendidikan Pidie.

Setelah dikembangkan kata Andy, polisi kemudian menangkap dua orang lagi Maskuri bin Sarboni 22 tahun warga Gampong Blang Jeurat, Tangse, kemudian Muhammad Iqbal bin Irwan Jalil 24 tahun warga Gampong Paya Guci, Tangse.

“Pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 111 ayat (2) jo pasal 115 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Andy Nugraha Setiawan Siregar. 

Pemusnahan barang bukti dengan cara dibakar tersebut dilakukan di halaman depan Satuan Resersi Narkoba Polres Pidie, disaksikan oleh unsur Forkopimda, BNN Kabupaten Pidie dan organisasi kemasyarakatan lainnya.[]