Polresta Banda Aceh Bakar 17 Kg Ganja dari Jasa Pengiriman

Kita amankan dari seorang tersangka FD yang merupakan pengirim barang haram tersebut ke luar Aceh

Polresta Banda Aceh Bakar 17 Kg Ganja dari Jasa Pengiriman
jajaran Polresta Banda Aceh membakar 17 kilogram ganja kering, Selasa 28 November 2017.  (Foto: Ibrahim)

Polresta Banda Aceh Bakar 17 Kg Ganja dari Jasa Pengiriman

Kita amankan dari seorang tersangka FD yang merupakan pengirim barang haram tersebut ke luar Aceh

Banda Aceh -  Pihak jajaran Polresta Banda Aceh membakar 17 kilogram ganja kering, Selasa 28 November 2017. 

Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Syafran mengatakan, ganja yang dimusnahkan pada hari ini (28/11) merupakan barang bukti yang mereka amankan pada 6 Okteber lalu di kantor J dan T Express Penayong Banda Aceh. 

“Kita amankan dari seorang tersangka FD yang merupakan pengirim barang haram tersebut ke luar Aceh,” ungkapnya.

Dikatakannya, barang bukti yang musnahkan itu sebanyak 19 Bal dengan berat 17,807,5 gram dan 556,49 gram untuk pembuktian di pengadilan. 

“Berkas perkara terhadap tersangka telah kita limpahkan ke Kajari Banda Aceh. Tersangka kenakan pasal 111 ayat 2 dari undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan unsur dan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara,” sebutnya. 

Menurut Kasat Narkoba, tersangka merupakan kurir yang mengatarkan barang haram untuk di kirim ke Jakarta dan penerimanya hingga kini belum ketahui, sedangkan pemilik ganja tersebut masuk dalam daftar DPO pihaknya. 

“FD merupakan orang suruhan untuk kirimkan barang haram itu melalui jasa pengiriman ke Jakarta dengan upah sebesar Rp700 ribu,” ujarnya. 

Untuk modus pengiriman, tersangka mencampur ganja dengan udang kecil (ebi) kering, supaya bau ganja tidak tercium, namun sebelum barang itu dikirim,petugas di jasa pengiriman tersebut sudah mencurigai isi paket dari tersangka.

“Saat kita temukan, ganja itu di campur ebi. Hal ini dilakukan untuk mengelabui petugas,” pungkas Kompol Syafran.[]