Porseni XVI Sukses, Kontingen Tiba di Kampung Halaman Masing-masing

Seluruh kontingen telah meninggalkan kota Subulussalam usai penutupan, Jum'at Malam (13/7)

Porseni XVI Sukses, Kontingen Tiba di Kampung Halaman Masing-masing

Porseni XVI Sukses, Kontingen Tiba di Kampung Halaman Masing-masing

Seluruh kontingen telah meninggalkan kota Subulussalam usai penutupan, Jum'at Malam (13/7)

Banda Aceh - Setelah mengikuti serangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kementerian Agama Aceh ke 16 di Bumi Syeikh Hamzah Al Fansuri sejak 8 s.d 14 Juli 2018, akhirnya para Kontingen dari 23 Kabupaten/Kota Se Aceh telah tiba kembali di kampung halaman masing-masing.

Informasi ini disampaikan Kabag TU, H. Saifuddin, SE berdasarkan laporan dari Kakankemenag atau Ketua kontingen masing-masing melalui Group Whatsapp Kemenag Aceh. 

"Alhamdulillah seluruh kontingen telah meninggalkan kota Subulussalam usai penutupan, Jum'at (13/7) Malam, ada yang langsung berangkat dan juga yang berangkat pagi, dan alhamdulillah semua kontingen telah tiba di kampung halaman masing-masing," ujar Saifuddin yang biasa disapa Yahwa, di Banda Aceh, Minggu (15/7).

Ia juga menyampaikan secara umum proses kembalinya kontingen berjalan dengan lancar, amin walau ada sedikit masalah dengan salah satu minibus yang di tumpangi Kemenag Aceh Besar, tapi tidak ada kendala, "Alhamdulillah lancar,"  lanjut Mantan Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kanwil Kemenag Aceh. 

Salah satu Official dari Aceh Tengah juga menyampaikan bahwa kontingennya telah tiba kembali di Kota dingin "Alhamdulillah dengan rasa puji Syukur Kepada Allah SWT perhelatan Porseni XVI 2018 di Kota Sada Kata Subulussalam telah usai. Keluarga Besar Kontingen Aceh Tengah telah tiba kembali di Tanah Gayo tercinta," Demikian Ahmad Marjan satu di antara stakholder Kontingen dari Kabupaten penghasil biji kopi arabika gayo mengkabarkan, Minggu (15/7).

Kakankemenag Pidie Jaya, H. Ilyas Muhammad, MA juga melaporkan bahwa kontingen yang berhasil meraih juara umum 2 itu juga telah tiba di daerah masing-masing. 

Kakankemenag Simeuleu, Salman Arifin, MA juga mengatakan hal yang sama, meski perjalanan ke pulau itu sedikit membutuhkan perjuangan lebih kuat karena laporan cuaca "Fantastis,  ditengah laporan cuaca yg tidak bersahabat dan ketidakpastian keberangkatan kapal Fery, dengan sabar menanti akhirnya kontingen porseni kemenag Simeulu tiba di Simeulue,  Alhamdulillah,"  tulis Salman. 

H. Maiyusri juga melaporkan bahwa kontingen Gayo Lues, juga sudah diantar kepada orang  tua atau keluarga masing-masing, Alhamdulillah, trimakasih untuk semua, ujar Maiyusri. 

Tak hanya itu, Saifuddin juga melaporkan bahwa kontingen Kanwil dan Panitia Porseni XVI juga telah tiba kembali di Kota Banda Aceh dan besok siap beraktivitas kembali. 

Seperti diketahui, Porseni ke XVI tahun 2018 Kemenag  Aceh sukses digelar di bumi Syaikh Hamzah Fansuri Kota Subulussalam dengan peserta paling banyak sepanjang sejarah Porseni Kemenag, Berbagai macam cabang lomba bidang olah raga dan seni dipertandingkan dalam event 2 tahunan sekali itu di provinsi Iskandar Muda ini.

Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) XVI dan Expo Madrasah V Kemenag Provinsi Aceh di Kota Subulussalam telah selesai. Kota Banda Aceh dinobatkan juara umum karena mengoleksi 38 mendali.

Porseni diprakarsai Kemenag Provinsi Aceh digelar dalam setiap dua tahun sekali menyediakan piala bergilir dan mendali emas, perak dan perunggu bagi siswa dan siswi madrasah yang berprestasi di semua tingkatan, termasuk karyawan di lingkungan kemenag.

Kepala Kemenag Provinsi Aceh, Drs. H. Muhammad Daud Pakeh menyampaikan selamat kepada para pemenang di semua cabang dan tingkatan, baik olahraga maupun seni. 

"Anak-anak yang sukses,  prestasi ini menjadi motivasi. Yang belum beruntung terus berusaha ke depan supaya bisa menjadi juara," kata M Daud Pakeh dalam sambutannya dalam acara penutupan di Lapangan Beringin, Kota Subulussalam, Jumat 13 Juli 2018 malam.

Ia mengatakan, tujuan even ini melahirkan prestasi untuk membangun para anak bangsa menjadi lebih baik lagi, berguna untuk bangsa dan negara. Tidak ada perbedaan antara sekolah dan madrasah, tujuanya semata-mata membangun generasi muda.

"Tidak  ada perbedaan antara sekolah dan madrasah. Jangan lagi ada ego sektoral karena semata-mata untuk membangun anak bangsa," ungkap Kemenag Aceh.

M Daud Pakeh mengajak para peserta Porseni menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam meraih kesuksesan di berbagai even. Hal ini akan memunculkan generasi  Aceh yang hebat.

Kemenag kabupaten/kota, kata M Daud Pakeh harus membangun sinergitas dengan pemerintah daerah, untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak didik,  merupakan aset yang sangat berharga.

Sebelumnya di awal sambutannya, M Daud Pakeh juga menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Subulussalam dan seluruh jajaran yang telah menyukseskan Porseni XVI dan Expo Madrasah V Kemenag Provinsi Aceh tahun 2018.[]