Prihatin Dengan Kondisi Lapangan Padang Simantok Meukek, H. Azwir Ajak Relawan Gelar Gotong-royong

Sangat kita sayangkan sejak empat tahun terakhir keberadaan lapangan ini telah ditelantarkan sehingga tidak bisa dipergunakan lagi, kata H Azwir. 

Prihatin Dengan Kondisi Lapangan Padang Simantok Meukek, H. Azwir Ajak Relawan Gelar Gotong-royong
CALON Bupati Aceh Selatan, H Azwir S.Sos bersama ratusan pemuda dan tim relawannya menggelar gotong-royong "Jum`at bersih" membersihkan lapangan sepakbola Padang Simantok, di Gampong Kuta Baro, Kecamatan Meukek, Jumat (23/2)

Prihatin Dengan Kondisi Lapangan Padang Simantok Meukek, H. Azwir Ajak Relawan Gelar Gotong-royong

Sangat kita sayangkan sejak empat tahun terakhir keberadaan lapangan ini telah ditelantarkan sehingga tidak bisa dipergunakan lagi, kata H Azwir. 

Tapaktuan - Calon Bupati Aceh Selatan, H. Azwir S.Sos bersama ratusan pemuda dan tim relawan menggelar gotong-royong “jum`at bersih” di lapangan sepakbola Padang Simantok, Gampong Kuta Baro, Kecamatan Meukek, Jumat 23 Februari 2018, pagi tadi.

H Azwir turun langsung memimpin para pemuda dan relawan pendukungnya yang berasal dari berbagai penjuru gampong se-Kecamatan Meukek, memotong dan mencabut rumput ilalang yang terlihat sudah tumbuh besar dan tinggi-tinggi hingga nyaris menutupi hamparan lapangan sepakbola dimaksud. 

Tidak hanya rumput, mereka juga memindahkan sejumlah bongkahan batu gunung ukuran sedang yang berserakan di pinggir lapangan. Menariknya batu-batu gunung ukuran sedang tersebut mampu dipindahkan dengan cara manual menggunakan tenaga manusia melalui gotong-royong bersama-sama.  

H Azwir bersama tim pendukungnya mengaku tergerak untuk membersihkan satu-satunya lapangan sepakbola tertua yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Meukek tersebut, karena melihat kondisinya sekarang ini sudah sangat memprihatinkan.

“Dulu kondisi lapangan ini sangat bagus dan sering dijadikan sebagai tempat turnamen sepakbola baik tingkat kecamatan hingga kabupaten. Namun sangat kita sayangkan sejak empat tahun terakhir keberadaan lapangan ini telah ditelantarkan sehingga tidak bisa dipergunakan lagi,” kata H Azwir. 

Ironisnya lagi, sambung H Azwir, program Pemkab Aceh Selatan dibawah kepemimpinan Bupati HT Sama Indra membenahi atau merehab lapangan bola kaki tersebut dengan menganggarkan dana sumber Otsus tahun 2015 sebesar Rp 460 juta lebih, bukan membuat lapangan tersebut bertambah bagus melainkan justru makin bertambah rusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan lagi secara maksimal.

“Pasca selesai pekerjaan proyek tersebut, kondisi lapangan Padang Simantok ini sempat dipenuhi semak belukar. Aktivitas olah raga bola kaki sempat lumpuh total selama beberapa tahun. Padahal lapangan ini merupakan satu-satunya lapangan bola kaki terbesar yang menjadi iconnya Kecamatan Meukek di tingkat Kabupaten Aceh Selatan,” kata mantan Ketua Klub Sepakbola Persimas Meukek ini.

Menurut H Azwir, jika rakyat Aceh Selatan mempercayai atau memberikan amanah kepada dirinya bersama calon Wakil Bupati, Tgk Amran memimpin Kabupaten Aceh Selatan periode 2018 – 2023, maka pihaknya berkomitmen akan membenahi kembali kondisi lapangan bola kaki Padang Simantok, Kecamatan Meukek tersebut termasuk puluhan lapangan bola kaki lainnya yang ada di berbagai penjuru Aceh Selatan. 

“Kami berkomitmen akan memajukan dunia olah raga dari berbagai cabang di Aceh Selatan. Komitmen kami ini bukan hanya sekedar janji yang manis di ucapkan tapi nihil implementasinya dilapangan. InsyaALLAH jika kami terpilih, akan merealisasikan kembali kegiatan-kegiatan event olah raga bergengsi, sehingga dunia olah raga di Aceh Selatan akan bergeliat kembali,” pungkas H Azmir.

Iswadianto, salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Meukek menyatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepedulian calon Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Meukek, H Azwir yang secara suka rela mengajak para pemuda dan tim relawannya menggelar gotong-royong membersihkan lapangan tersebut.

Dengan telah dibersihkannya lapangan tersebut maka diharapkan lapangan yang selama ini sudah terbengkalai itu dapat dimanfaatkan kembali.

“Kami juga berharap kepada bapak H Azwir bersama pasangannya Tgk Amran, jika terpilih nanti tolong bangun kembali lapangan Padang Simantok, Kecamatan Meukek ini. Sebab lapangan ini merupakan simbol hidupnya kegiatan olah raga di Meukek,” pintanya.

Menurut dia, kondisi lapangan sepak bola tersebut tidak dapat difungsikan selama ini karena timbunan yang digunakan oleh pihak rekanan saat merehab lapangan tersebut sebagiannya dari batu kerikil, bukan dari pasir laut sehingga kondisi tersebut dinilai bisa mengancam atau membuat tidak nyaman para pemain.

“Ditambah lagi rumput yang digunakan juga tidak sesuai dengan iklim di Kecamatan Meukek, sehingga tidak bisa tumbuh maksimal,” kata Iswadianto.

Ia mengaku tidak mengerti apakah memang perencanaannya yang salah atau kontraktor pelaksananya yang mengerjakan proyek tersebut asal jadi. Sebab pasca direhab kondisi lapangan tersebut sekarang ini tidak dapat difungsikan lagi. “Pascadiperbaiki aktivitas olahraga dilapangan tersebut tak jalan, bahkan saat upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus tahun 2016 lalu terpaksa harus dialihkan ke lapangan bola kaki Gampong Ie Dingen, Meukek,” ungkapnya.[]