Proses Izin Permanen, KPI Aceh Hadiri EDP Radio Rimba Raya

EDP bertujuan untuk mendapatkan izin penyiaran oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Rimba Raya secara permanen

Proses Izin Permanen, KPI Aceh Hadiri EDP Radio Rimba Raya
Foto; Samsuddin

Proses Izin Permanen, KPI Aceh Hadiri EDP Radio Rimba Raya

EDP bertujuan untuk mendapatkan izin penyiaran oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Rimba Raya secara permanen

Bener Meriah - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh menghadiri Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) yang diselenggarakan Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah di Aula Sekdakab setempat, Selasa 20 Maret 2018.

EDP tersebut bertujuan untuk mendapatkan izin penyiaran oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Rimba Raya secara permanen. Karena selama ini izin Radio Rimba Raya tersebut masih bersifat sementara.

Sekda Bener Meriah Drs Ismarissiska, MM dalam sambutannya menyampaikan, Radio Rimba adalah sarana komunikasi pemerintah daerah dalam menyampaikan berita tentang pembangunan daerah ini kepada masyarakat, untuk itu untuk keberlangsungan RRR harus dipertahankan. 

“Untuk itulah kami menggelar Evaluasi Dengar Pendapat dengan KPI Aceh. Acara ini merupakan proses yang harus dilalui oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Rimba Raya untuk mendapatkan mandat proses pintu masuk perizinan, apabila hal ini dinyatakan lulus oleh KPI Aceh, maka tentunya rekomendasi kelayakan akan diberikan kepada LPPL Radio Rimba Raya.”ujar Sekda.

Dia menambahkan, perangkat yang digunakan Radio Rimba Raya sudah sesuai standarisasi. Program yang disampaikan pun sudah bagus, hanya saja izin belum diperpanjang.

“Harapan kami semoga jangkauannya bukan hanya di Bener Meriah saja tetapi bisa menjangkau hingga daerah luar. Jangan terkesan bahwa Tugu Rimba Raya itu tinggal monument yang tidak bertuan, tapi sebagai talikasih antara Radio Rimba Raya dan Tugu Rimba Raya ”kata Ismarissiska.

Sebelumnya Ketua KPI Aceh Muhammad Hamzah, M.Kom.I dalam kesempatan itu menyampaikan, pada kegiatan Evaluasi Dengar Pendapat, KPI Aceh menghadirkan ketujuh komisioner KPI Aceh.

Muhammad Hamzah menambahkan, tujuan kehadiran KPI Aceh ke Kabupaten Bener Meriah dalam rangka menjalankan salah satu proses dari pengurusan perizinan LPPL Radio Rimba Raya yang diajukan kepada KPI Aceh.

“Untuk proses tersebut kami hadir di Bener Meriah guna melakukan evaluasi dengar pendapat, ini perlu dilakukan untuk pengurusan izin yang harus dimiliki LPPL Radio Rimba Raya,” terang Ketua KPI Aceh itu.[]