Proses Panjang Evakuasi Ikan Paus

Bahkan juga kita hati-hati mengikat makhluk hidup ini agar dia tidak terluka, dalam kita seret, itu sejumlah kendala kita hadapi dilapangan kemaren, sebutnya.

Proses Panjang Evakuasi Ikan Paus
Proses evakuasi ikan paus melalui proses panjang, tim relawan tidak tidur malam hingga pukul 3.00 Wib, mereka berupaya sekuat tenaga melakukan evakuasi agar ikan tersebut dapat bertahan hidup.

Proses Panjang Evakuasi Ikan Paus

Bahkan juga kita hati-hati mengikat makhluk hidup ini agar dia tidak terluka, dalam kita seret, itu sejumlah kendala kita hadapi dilapangan kemaren, sebutnya.

Aceh Besar - Proses evakuasi ikan paus melalui proses panjang, tim relawan tidak tidur malam hingga pukul 3.00 Wib, mereka berupaya sekuat tenaga melakukan evakuasi agar ikan tersebut dapat bertahan hidup.

Kepala Pangkalan Sumber Daya Kelautan Perikanan Lampulo Banda Aceh, Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KKP) Basri proses evakuasi diberhentikan tadi pagi pada pukul 3.00 Wib.  Karena empat ekor ikan paus tersebut mati dan lainnya telah mereka evakuasi.

Menurutnya, proses evakuasi banyak kendala yang mereka hadapi dilapangan, selain karena letak ikan paus ini ada pingiran dangkal,  ini membuat sulit masuk kapal untuk menyeret ke lautan. Juga karena koordinasi antar sejumlah pihak tidak terjalin sesuai dengan diinginkan karena kejadian ini sponitas dan mendadak.

“Bahkan juga kita hati-hati mengikat makhluk hidup ini agar dia tidak terluka, dalam kita seret, itu sejumlah kendala kita hadapi dilapangan kemaren,”sebutnya.

Dikatakannya padahal pihaknya telah berasil manarik tujuh ekor ikan paus, namun karena satu lagi kembali makanya  matinya berjumlah empat.

“Sejak dini hari tadi sudah ada tujuh ekor yang berhasil ditarik ke lepas pantai, namun satu ekor kembali lagi ke tepi sehingga mati,” kata Basri di lokasi terdampar ikan.

Basri menyatakan, empat ekor ikan paus tersebut akan dikuburkan. Namun sebelum dikubur, ikan tersebut dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

“Rencananya hari ini akan dikuburkan, namun sebelumnya dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian ikan paus ini,” ujarnya.

Basri menjelaskan, ikan paus tersebut berjenis sperma. Ikan yang diperkirakan memiliki diameter 2,5 meter itu memiliki sifat berkelompok.  

“Ikan ini memiliki sifat bergerombolan, sehingga jika satu ekor terdampar maka yang lainya juga ikut,” terangnya.[]