PSI dan FKPBM Kecam dan Tuntut Pernyataan Hanum Rais

"Kami minta Hanum Rais untuk meminta maaf Kepada Rakyat Aceh, kaum perempuan Aceh, dan masyarakat Indonesia pada umumnya."

PSI dan FKPBM Kecam dan Tuntut Pernyataan Hanum Rais

PSI dan FKPBM Kecam dan Tuntut Pernyataan Hanum Rais

"Kami minta Hanum Rais untuk meminta maaf Kepada Rakyat Aceh, kaum perempuan Aceh, dan masyarakat Indonesia pada umumnya."

Bener Meriah - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bener Meriah bersama Forum Koordinasi Perempuan Bener Meriah (FKPBM) mengecam pernyataan Hanum Rais yang menyamakan Ratna Serumpet dengan pahlawan Aceh Cut Nyak Dhien. 

Terkait dengan peryataan tersebut, Ketua PSI Bener Meriah, Salminawati Aka yang didampingi Seketarisnya Husni dan lima orang anggota FKPBM Bener Meriah melakukan audensi dengan Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH. S. I. K M. Si yang didampingi Kasat Intel IPDA Dedi Parnadi, Selasa 9 Oktober 2018.

Ketua PSI Bener Meriah dalam audensi itu, menyerahkan tuntutannya yang telah dituangkan dalam kertas kepada Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli. 

Salminawati menilai pernyataan Hanum Rais menyamakan Ratna Serumpet dengan pejuang Cut Nyak Dhien di Aceh adalah sebuah pernyataan tampa dasar, tidak beralasan bahkan Menghina dan merendahkan Cut Nyak Dhien sebagai pahlawan nasional.

"Sebagai masyarakat Aceh, kami sangat menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan yang telah dirintis oleh Cut Nyak Dhien. Beliau adalah pahlawan kami, panutan, guru bangsa dan jasanya tidak dapat dinilai dengan apapun,” sebut Salminawati. 

Atas dasar itu,  FKPBM, dan PSI Bener Meriah mengecam dan menolak keras pernyataan Hanum Rais yang menyamakan Ratna Serumpet dengan Pahlawan Perumpuan Cut Nyak Dhien yang berasal dari Aceh. Tegasnya. 

“Kami minta Hanum Rais untuk meminta maaf Kepada Rakyat Aceh, kaum perempuan Aceh, dan masyarakat Indonesia pada umumnya," tandas Ketua PSI itu. 

Melalui audensi tersebut, FKPBM dan Pengurus Partai PSI Bener Meriah berharap, Kapolres Bener Meriah dapat menyampaikan aspirasi mereka ke jenjang yang lebih tinggi sehingga Hanum Rais segera meminta maaf dan mencabut pernyataannya.

"Tidak hanya itu, kami juga akan melakukan audensi dengan pemerintah derah Kebupaten Bener Meriah,” ungkapnya. 

Terkait Aspirasi FKPBM dan PSI, Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramai mengucapkan rasa terimakasih atas kunjungan mereka, di samping itu juga dia mengapresiasi aspirasi yang mereka sampaikan ke Polres Bener Meriah. 

"Aspirasi yang disampaikan para perempuan FKPBM dan PSI merupakan salah satu bukti kepedulian perempuan di Kabupaten Bener Meriah ini terkait persoalan tersebut," ujarnya.

Fahmi menamabahkan jika permasalahan yang disampaikan tersebut saat ini sudah diproses penegakan hukum.

“Cara kerja Polri dimulai dari awal dulu dan nanti yang berkaitan dapat diproses dan diselesaikan secepatnya secara hukum,” jelasnya.

Selain itu Kepada FKPBM, dan Partai PSI Bener Meriah Kapolres juga meminta untuk menyampaikan bahaya penyebaran berita hoax kepada masyarakat.

”Permasalah ini juga berawal dari penyebaran berita hoax. Untuk itu tolong disampaikan kepada kelurga dan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang belum di saring dan dicermati, " tegas Fahmi.[]