Puluhan Ribu Siswa MTs Ikut UAMBN-BK, Kemenag Aceh Mohon Dukungan PLN

"Mudah-mudahan besok tidak ada pemadaman listrik"

Puluhan Ribu Siswa MTs Ikut UAMBN-BK, Kemenag Aceh Mohon Dukungan PLN
ilustrasi

Puluhan Ribu Siswa MTs Ikut UAMBN-BK, Kemenag Aceh Mohon Dukungan PLN

"Mudah-mudahan besok tidak ada pemadaman listrik"

Banda Aceh - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, Muntasyir, S.Ag, MA menyampaikan bahwa Siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah di Aceh akan Mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer Berstandar (UAMBN-BK) mulai besok, Senin, 2 April 2018, sampai dengan 6 april 2018. 

"InsyaAllah besok 24.659 siswa-siswi MTs atau 345 MTs di Aceh akan mengikuti Ujian akhir Madrasah berstandar nasional dengan menggunakan komputer dari total 24.790 siswa, berarti sekitar 99. 4 persen menggunakan Komputer, " ujar Muntasyir, Minggu (1/4) malam. 

Untuk menyukseskan pelaksanaan ujian tersebut, Ia sangat berharap bantuan dari PLN agar selama ujian berlangsung tidak ada Pemadaman listrik, karena dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan ujian tersebut. 

"Mudah-mudahan besok tidak ada pemadaman listrik, sehingga anak-anak kita dapat mengikuti ujian akhir madrasah dengan lancar, kalau listrik mati akan menjadi kendala, karena belum semua Madrasah memiliki Genset, kami sangat berharap dukungan PLN untuk membantu dalam hal tersebut, sehingga tidak ada yang harus mengikuti ujian susulan," lanjut Muntasyir.

Ia juga mengatakan bahwa Kemenag Aceh melalui Bidang Pendidikan Madrasah telah mengirim surat kepada PLN Aceh, permohonan dukungan agar tidak memadamkan listrik pada 27 Maret 2018 lalu. 

Muntasyir juga meminta kepada Kankemenag Kabupaten Kota agar dapat  memastikan persiapan genset bila terjadi pemadaman listrik, dan meminta kepada panitia bekerja ekstra dalam menyukseskan pelaksanaan UAMBN-BK tahun 2018. 

"Kepada Bapak/Ibu kepala seksi Penmad, Pendis Kankemenag Kabupaten Kota Se Aceh, kepala madrasah serta proktor, helpsdek dan pengawas UAMBNBK agar bekerja ekstra tanpa pamrih demi madrasah hebat Bermartabat," minta Muntasyir.

Selain menggunakan komputer, Muntasyir juga menyampaikan ada 37 Madrasah Tsanawiyah atau 0,6 persen di Aceh mengikuti ujian akhir madrasah dengan menggunakan Kertas dan pensil, belum menggunakan komputer. 

"Kepada anak-anak kami, Siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah di seluruh Aceh selamat menempuh ujian berbasis digital atau komputer, keberhasilan pasti milik kalian semua, sukses UAMBNBK sukses Kemenag Aceh," ujar Mantan Kepala MAN Darussalam. 

Sebelumnya diberitakan, Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN-BK) Madrasah Aliyah (MA)  di Provinsi Aceh berjalan dengan lancar dan 99 persen MA menggunakan Komputer.[]