Puskesmas Bukit Suntik Imunisasi Campak Rubela di MIN 2 Bener Meriah 

Sudah 558 peserta yang disuntik Imunisasi MR di Kecamatan Bukit.

Puskesmas Bukit Suntik Imunisasi Campak Rubela di MIN 2 Bener Meriah 

Puskesmas Bukit Suntik Imunisasi Campak Rubela di MIN 2 Bener Meriah 

Sudah 558 peserta yang disuntik Imunisasi MR di Kecamatan Bukit.

Bener Meriah - Isu negatif tentang suntik Imunisasi Campak Rubela (MR) terhadap anak usia 9 bulan sampai 15 tahun menyurutkan keinginan para orang tua untuk mengizinkan anaknya disuntik. 

Parahnya lagi, hoax yang berkembang di medsos tentang dampak setelah disuntik bisa membuat kelumpuhan dan bahkan dapat membuat cacat permanen pada anak, seakan akan nyata sehingga isu tersebut sangat meresahkan masyarakat. 

Guna untuk memberikan pemahaman pentingnya suntik Imunisasi MR, Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah dr. Aliyen di hadapan para orang tua wali murid Madrasah Ibtidaiyah Negara (MIN) 2 Bener Meriah menyampaikan resiko bila tidak diimunisasi. Jum'at 19 Oktober 2018 di Kampung Tingkem. 

Menurut Aliyen, selama ini informasi hoax tentang suntik Imunisasi Rubela telah mempengaruhi pikiran masyarakat, padahal jauh lebih besar resiko bila tidak mendapat Imunisasi karena Imunisasi itu gunanya adalah untuk kekebalan tubuh dari virus penyakit yang menular. 

"Untuk suntik imunisasi rubela memang Provinsi Aceh yang masih paling terendah dibandingkan dengan provinsi lainnya. Dan Kabupaten Bener Meriah juga urutan terendah yang telah disuntik Imunisasi MR," ungkap Kepala Dinas kesehatan itu. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bukit Asmah, Amd saat dikonfirmasi menyampaikan, sejauh ini sedikitnya sudah 558 peserta yang disuntik Imunisasi MR di Kecamatan Bukit. 

Katanya, untuk wilayah Puskesmas Kecamata Bukit sasaran kita sebanyak 9000 orang dari 53 sekolah, namun sampai sejauh ini yang tercapai mungkin masih 3 persen. 

Tambahnya, pihak akan selalu siap bilamana ada pihak sekolah yang memanggil petugas Puskesmas bukit turut kesekolah untuk melakukan suntik imunisasi campak Rubela MR. 

 Kita juga mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah MIN 2 Bener Meriah, karena telah memfasilitasi pertemuan dengan orang tua wali murid sehinga setelah diberikan penjelasan oleh Kadis kesehatan. Jumlah murid yang disuntik pun meningkat dari sebelumnya " ungkap Asmah. 

Sementara Kepala Sekolah MIN 2 Bener Meriah Jurniati, S. Pdi mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada kepada para wali murid atas partisipasi mereka untuk menghadiri kampanye suntik imunisasi Campak Rubela MR ini. 

Lanjutnya, terkait dengan suntik imunisasi MR tentunya yang berkapasitas untuk menyampaikan pentingnya dan dampak bila tidak disuntik imunisasi MR kepada anak adalah tim kesehatan yang bisa menjelaskan. untuk kita mengundang para wali murid agar pelaksanaan suntik ini tidak saling menyalahkan nantinya.

"Sebelumnya jadwal pelaksanan suntik pada MIN ini di rencanakan beberapa hari sebelumnya, namun karena peserta yang disuntik pada saat itu hanya 26 orang dari jumlah 350 murid yang ada disebebkan masih banyaknya keraguan dari para orang tua. 

"Setelah adanya penjelasan dari pihak kesehatan tadi, jumlah peserta yang disuntik meningkat dari 26 orang menjadi 42 orang. Dan kita berharap para orang tua yang lainnya juga menyadari pentingnya dilakukan Imunisasi MR ini," pinta Kepala Sekolah itu. []