Rektor UTU Tunjuk Mursyidin Jadi Plt Dekan FISIP

Mursyidin pernah dipercayakan sebagai Koordinator Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat

Rektor UTU Tunjuk Mursyidin Jadi Plt Dekan FISIP

Rektor UTU Tunjuk Mursyidin Jadi Plt Dekan FISIP

Mursyidin pernah dipercayakan sebagai Koordinator Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat

Meulaboh - Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Jasman J Ma’ruf menunjuk Dr Mursyidin, MA sebagai pelaksana tugas (Plt) Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Rabu 1 Agustus 2018, di aula utama kampus setempat.

Mursyidin mengganti Plt dekan sebelumnya yang dijabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan T. Ahmad Yani, hingga terpilihnya dekan definitif. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Nomor 480/UN59/KP.I/2018.

Wakil Rektor II, Ishak Hasan dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Plt dekan sebelumnya yang telah melaksanakan tugas dengan baik, di samping kesibukannya sebagai wakil rektor.

Ishak berharap, capaian positif yang telah ditorehkan selama ini oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dapat dipertahankan dan dikembangkan oleh kepemimpinan yang baru.

“Semoga di bawah kepemimpinan pejabat yang baru Fisip terus berkembang dan menjadi inisiator pembangunan kampus,” harapnya.

Di kalangan akademisi UTU, Mursyidin bukanlah sosok baru. Pada saat kampus kebanggaan masyarakat Barat Selatan Aceh tersebut masih berstatus swasta, ia menjadi salah satu inisiator pembangunan dan penegerian UTU, bersama Alfian Ibrahim. Ia juga pernah menjabat dekan pertama Fisip kala itu.

Dari segi pengalaman kepemimpinan, Mursyidin juga pernah dipercayakan sebagai Koordinator Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat. Terakhir, ia menjabat Wakil Direktur AKN.

“Hari ini saya kembali ke rumah. Banyak hal yang harus saya lakukan di sini,” ungkap Mursyidin.

Mursyidin mengungkapkan, Fisip di bawah kepemimpinannya akan lebih difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia. Baik dosen, mahasiswa maupun tenaga kependidikan.

“Tugas yang sudah menanti akreditasi Prodi Ilmu Hukum,” ucap lulusan Doktor Sosiologi Antropologi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini.[]