Ribuan Jamaah Bener Meriah Ikut Ijtima' Umat Islam ke- V di Aceh Besar

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Jamik Cot Goh Montasik Aceh Besar.

Ribuan Jamaah Bener Meriah Ikut Ijtima' Umat Islam ke- V di Aceh Besar

Ribuan Jamaah Bener Meriah Ikut Ijtima' Umat Islam ke- V di Aceh Besar

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Jamik Cot Goh Montasik Aceh Besar.

Bener Meriah - Ribuan jamaah asal Bener Meriah bertolak menuju Montasik Aceh Besar guna menghadiri Ijtima (pertemuan) umat Islam se-Aceh  yang ke V.Pelepasan jemaah  digelar di halaman Masjid Jamik An-Nur Delung Asli Kecamatan Bukit. Selasa 12 Desember 2018.

Pertemuan yang berlangsung hingga 14 Desember itu juga diikuti dari seluruh Kabupaten di Provinsi Aceh yang diperkirakan mencapai 40.000 jemaah. 

Ijtima tersebut, juga akan dihadiri oleh ulama-ulama besar dunia di antaranya  dari Arab Saudi,Turky,India, Pakistan dan juga Gubernur Aceh. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Jamik Cot Goh Montasik Aceh Besar.

Yuzmuha, Politisi Partai Aceh (PA) juga hadir ke tengah-tengah Jamaah guna menghindari pelepasan Ijtima bersama Ustaz Amri Yang Merupakan Amir (Pimpinan Penanggung Jawab) Jemaah asal Kabupaten Bener Meriah yang juga salah satu pengurus aktif Front Pembela Islam (FPI).

Yuzmuha, menyampaikan kekagumannya dengan pelepasan ribuan jamaah Ijtima dengan mengedepankan ruh keikhlasan dan bergerak ke seluruh penjuru negeri ini bahkan dunia menemui umat mengajak taat kepada Allah SWT dan mengamalkan agama secara sempurna.

“Selamat jalan, Goodbye to Montasik Aceh kepada jamaah kami, yang datang dari berbagai penjuru negeri ini. Kami yakin kepergian para jamaah dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan, meninggalkan keluarga, aktivitas dan rutinitasnya guna mengharapkan ridha Allah SWT, insya Allah akan membawa keberkahan dan kesejukan bagi bumi Serambi Mekkah ini, Khusus nya Bener meriah” ujar Yuzmuha. 

Menurut Ustadz Amri, Ijtima (pertemuan) seperti ini sudah 5 kali diadakan di Aceh sebelumnya berlangsung di berbagai tempat lain di Indonesia, bahkan di dunia. “Kita berharap pertemuan seperti ini tetap berlanjut dan berkesinambungan, bahkan kalau bisa diadakan di berbagai tempat lain di Aceh khususnya Bener Meriah. Harapan ini didasari manfaat kegiatan bagi tegaknya usaha dakwah di bumi Serambi Mekkah ini, sehingga dapat mengembalikan kejayaan Islam seperti masa Sultan Iskandar Muda,” ujar Ustadz Amri.

Ia menambahkan Pentingnya kegiatan ini,juga didasari realitas umat Islam baik di Aceh Khususnya Bener Meriah maupun di berbagai belahan dunia, yang gaya hidupnya sehari-hari sudah jauh dari pengamalan nilai-nilai agama , karena derasnya arus globalisasi dan masuknya budaya asing serta perubahan pola hidup masyarakat. “Realita ini menuntut adanya usaha dakwah yang sungguh­sungguh dan berkesinambungan,” tandasnya. 

Dengan pelepasan Jemaah ini  ia berharap dapat membawa dampak positif terhadap terjalinnya ukhuwah antar seluruh umat Islam ,yang sekarang ini sedang tercabik-cabik oleh propaganda dan adu-domba pihak-pihak tertentu untuk memperkeruh kesatuan umat Islam dan memperlemah posisi umat Islam dalam percaturan dunia internasional. 

Dalam keberangkatan itu tampak sejumlah spanduk dan bendera yang bertuliskan kalimantan tauhid , La Ilaha illallah Muhammadarasulullah. Menurutnya kalimah mulia itu tertulis dalam panji dan bendera Rasulullah saw, "Nabi akhir zaman Sang Kekasih Allah yang kita cintai bersama," imbuhnya.

Ustaz Amri  menegaskan, tujuan esensi dari pertemuan umat Islam ini adalah merajut ukhuwah dalam meningkatkan keimanan kepada sang khaliq. Ia juga menyeru umat Islam terus memperbanyak amal ibadah hingga memperoleh kasih sayang Allah Swt. “Kalau yang naik amal baik, Allah akan turunkan yang baik. Begitu juga sebaliknya, Allah akan turunkan yang buruk tergantung amal kita,” tutupnya. []