Saifannur Ingatkan Keuchik Penggunaan Dana Desa untuk Pembangunan Gampong

“Tidak boleh ada penyelewengan pada pengelolaan dana desa, karena nantinya akan berurusan dengan hukum,”

Saifannur Ingatkan Keuchik Penggunaan Dana Desa untuk Pembangunan Gampong

Saifannur Ingatkan Keuchik Penggunaan Dana Desa untuk Pembangunan Gampong

“Tidak boleh ada penyelewengan pada pengelolaan dana desa, karena nantinya akan berurusan dengan hukum,”

Bireuen - Bupati Bireuen H Saifannur, meminta kepada Keuchik  (Kepala Desa) untuk tidak banyak melakukan tour (kunjungan), namun lebih memfokuskan diri untuk membangun gampong dengan Dana Desa (DD) dan dipergunakannya untuk program yang lebih bermanfaat terhadap masyarakat di gampong masing-masing.

Baca juga:
Obat Expired Beredar di Bireuen Resahkan Masyarakat
Tinjau Jembatan Tingkeum, Bupati Saifan Minta Diselesaikan Tepat Waktu

"Keuchik jangan banyak tour, untuk apa pergi habiskan uang gampong, lebih baik dana desa pergunakan untuk membangun gampong yang lebih jelas mamfaatnya untuk masyarakat," kata H Saifannur, ketika menyampaikan sambutan pada sosialisasi pengawasan dana desa melalui Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Kejaksaan, Kamis 24 Agustus 2017, di aula Sekdakab lama Bireuen.

Penyampaian Bupati Saifannur seakan menyidir kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) atau Bimbingan Teknis (bimtek) ke luar daerah yang diikuti para keuchik di Bireuen ketika masih di bawah kepemimpinan Ruslan M Daud.

Ia meminta kepada 609 keuchik di Bireuen untuk memprioritaskan pembangunan dan menggali potensi yang lebih bermanfaat langsung terhadap masyarakat dan bersungguh sungguh membangun gampong masing-masing.

“Tidak boleh ada penyelewengan pada pengelolaan dana desa, karena nantinya akan berurusan dengan hukum,” ujar Saifannur.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Muhammad Jefri mengatakan, acara sosialisasi dilaksanakan seluruh Indonesia untuk memberikan sosialisasi kepada semua kepala desa agar menggunakan dana desa untuk pembangunan di desanya.

"Sosialisasi ini serentak di seluruh Indonesia untuk pengamanan dan pengawalan Dana Desa dengan TP4, sesuai dengan intruksi Presiden Jokowi dengan program nawacita  dan instruksi dari Jaksa Agung. Dana desa diprioritaskan untuk pembangunan dan pengembangan desa," katanya

Kejaksaan melalui T4 kata Jefri, akan serius melakukan pengawalan dan pengamanan dana desa, dan melakukan upaya preventif (pencegahan) dan akan melakukan penindakan jikan terjadi penyelewengan terhadap dana desa.[] Safri MS