Sambut Ramadhan, ACT Ajak Masyarakat Ringankan Krisis Kemanusian

Dalam semangat “Beri Ramadhan Terbaik” masyarakat Indonesia, khususnya Muslim, bisa mewujudkan amalan terbaik dengan membahagiakan jutaan masyarakat paling membutuhkan hingga korban krisis kemanusiaan

Sambut Ramadhan, ACT Ajak Masyarakat Ringankan Krisis Kemanusian

Sambut Ramadhan, ACT Ajak Masyarakat Ringankan Krisis Kemanusian

Dalam semangat “Beri Ramadhan Terbaik” masyarakat Indonesia, khususnya Muslim, bisa mewujudkan amalan terbaik dengan membahagiakan jutaan masyarakat paling membutuhkan hingga korban krisis kemanusiaan

Banda Aceh - Kurang dari dua pekan, Ramadhan akan segera hadir. Pahala yang berlipat ganda terbuka lapang di bulan suci ini. Menyambut bulan suci Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut mengajak bangsa Indonesia untuk mewujudkan amal saleh untuk kemanusiaan, baik untuk sesama bangsa Indonesia maupun untuk meringankan krisis kemanusiaan global.

Semua terangkum dalam program kerja “Beri Ramadhan Terbaik”, yang resmi diluncurkan pada Rabu (9/5). Program “Beri Ramadhan Terbaik” menekankan pada ikhtiar kuat umat dalam meraih rida-Nya. Ikhtiar terbaik dalam ibadah dan berbagi semata-mata untuk memperoleh penilaian terbaik dari Allah. Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail mengatakan, Ramadhan merupakan bulan terbaik dan termulia dari semua bulan Hijriyah.

“Jika hidup di dunia ini, setiap kita mendambakan yang terbaik. Kenapa kita tidak lakukan hal yang sama, untuk amal saleh yang ganjarannya akan kita terima kelak, sesudah kehidupan duniawi ini? Memilih berbuat terbaik, semangat langit yang membimbing semua insan menyiapkan balasan terbaik,” tutur Husaini Ismail.

Dalam semangat “Beri Ramadhan Terbaik” masyarakat Indonesia, khususnya Muslim, bisa mewujudkan amalan terbaik dengan membahagiakan jutaan masyarakat paling membutuhkan hingga korban krisis kemanusiaan.

Semua dapat dilakukan melalui program filantropi yang digagas ACT selama bulan Ramadhan. Husaini Ismail menambahkan bahwa program-program Ramadhan ACT menyasar masyarakat pra-sejahtera di tepian negeri Indonesia serta korban krisis kemanusiaan di negara konflik. Mayoritas program yang diselenggarakan fokus pada kebutuhan pangan para penerima manfaat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Di Aceh sendiri ACT akan membagikan paket berbuka kepada daerah-daerah perbatasan dan terpencil. Harapannya selama Ramadhan, setiap warga Aceh di daerah terpencil dan perbatasan dapat merasakan nikmatnya Ramadhan dengan paket berbuka yang sehat.

“Di Aceh, kita memiliki tiga program utama selama bulan Ramadhan ini, program pertama yaitu Saweu Syedara. Program kedua membersamai dai, anak yatim & Muallaf di Perbatasan Aceh-Sumut dan program ketiga yaitu memperkuat program waqaf produktif melalui desa waqaf di beberapa gampong di Aceh. Untuk program pertama yaitu Program Saweu Syedara ini fokusnya lebih kepada silaturrahim dengan masyarakat di seluruh Aceh dengan mendatangkan Syeikh Palestina. Nantinya Syeikh ini akan menjadi Imam dan Khatib sambil memberikan pencerahan kondisi terakhir di Palestina, disertai buka puasa bersama serta santunan untuk anak Yatim & Dhuafa, sekaligus diberikan kesempatan masyarakat kalau ingin berdonasi Untuk Saudara-Saudara di Palestina.” Ujar Husaini.

Lebih lanjut Kepala Cabang ACT Aceh ini menjelaskan bahwa ACT juga akan membersamai dai, anak yatim & Muallaf di perbatasan Aceh-Sumut. Program ini rencananya tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan ini namun akan terus berlanjut atau continue. ACT InsyaAllah akan terus membersamai para Dai yang telah berjibaku dan mewaqafkan dirinya untuk menjaga aqidah ummat di pedalaman perbatasan. ACT Aceh juga kerjasama dengan pesantren di Calang, Aceh Jaya yang menggarap lahan produktif untuk penanaman sereh wangi. Hasil dari sereh wangi ini rencananya akan dimanfaatkan untuk membantu pesantren yang ada di Calang.

Mulai bulan Ramadhan ini ACT juga memulai program waqaf produktif Pohon Kurma yaitu sebagai mana Waqaf Umar yaitu tahap awal kita mulai dengan 1.550 pohon kurma. Masyarakat yang ingin terlibat dengan waqaf pohon kurma bisa bergabung bersama ACT Aceh.

"Waqaf Kurma ini lahannya yaitu di Lembah Barbatee Aceh Besar, ACT bersama Yayasan waqaf Kurma Barbatee akan serius mengembangkan waqaf productif Kurma Momentum Ramadhan ini, InsyaAllah ACT akan merangkul mereka yang berada di tepian negeri, mengantarkan paket pangan, berbagi kebaikan, menikmati santap berbuka puasa bersama" ujarnya.

Sementara itu, berbagi kebaikan juga meluas hingga luar negeri, khususnya di negara-negara yang mengalami krisis kemanusiaan dengan turut menyuplai kebutuhan pangan selama Ramadhan bagi masyarakat yang terkena dampak krisis kemanusiaan. Kebutuhan pangan tersebut di antaranya, paket pangan Ramadhan, paket iftar, serta paket pangan Idul Fitri. Insya Allah, Ramadhan 1439 H, akan ada delapan negara yang akan disapa ACT. Mereka di antaranya Palestina, Suriah, Yaman, Somalia, Kashmir, Mongolia, Bangladesh (Rohingya), dan Myanmar (Rohingya).

“Bulan Ramadhan nanti, kami akan beriktiar untuk meluaskan kebaikan dan kebahagiaan kepada sesama. Untuk itu, kami mengajak masyarakat Indonesia khususnya Aceh untuk Bersama Beri Ramadhan terbaik, baik melalui program Ramadhan kami maupun program reguler lainnya seperti wakaf, zakat, kurban, dan sedekah,” pungkas Husaini.

Di momen Ramadhan nanti, ACT juga mengadakan lomba jurnalistik kemanusiaan. Lomba tersebut sebagai ikhtiar untuk meluaskan kebaikan Ramadhan kepada khalayak. Lomba jurnalistik kemanusiaan terbuka untuk awak media dari tv, media online, dan media cetak di seluruh Indonesia.