Seleksi Kelanjutan SK, 202 Tenaga Kontrak UIN Ar-Raniry Ikut Tes IT

tes kemampuan IT tersebut bertujuan untuk lebih selektif dalam penerimaan tenaga kontrak di UIN Ar-Raniry, tes tersebut juga menentukan status mereka sebagai tenaga kontrak apakah diperpanjang atau tidak

Seleksi Kelanjutan SK, 202 Tenaga Kontrak UIN Ar-Raniry Ikut Tes IT
Kepala Biro AUPK Drs. Junaidi Rasda bersama Kepala ICT UIN Ar-Raniry Ghufran Ibnu Yasa, MT memantau proses pelaksanaan tes kemampuan IT bagi tenaga kontrak di Lingkungan UIN Ar-Raniry, Selasa, 19 Desember 2017 yang berlangsung di gedung PTIPD UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh. (Nat Riwat)

Seleksi Kelanjutan SK, 202 Tenaga Kontrak UIN Ar-Raniry Ikut Tes IT

tes kemampuan IT tersebut bertujuan untuk lebih selektif dalam penerimaan tenaga kontrak di UIN Ar-Raniry, tes tersebut juga menentukan status mereka sebagai tenaga kontrak apakah diperpanjang atau tidak

Banda Aceh - Sebanyak 202 orang staf tenaga kontrak dan sukarela Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti tes kemampuan di bidang Information technology (IT) di gedung PTIPD (ICT Center) UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh, Selasa (19/12/2017).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA mengatakan tes kemampuan IT tersebut bertujuan untuk lebih selektif dalam penerimaan tenaga kontrak di UIN Ar-Raniry, tes tersebut juga menentukan status mereka sebagai tenaga kontrak apakah diperpanjang atau tidak.

“Tes dilakukan dengan dua tahapan, yakni pertama telah dikirimkan lembaran evaluasi staf kepada para dekan dan atasan langsung masing-masing mereka, untuk dinilai kinerjanya apakah layak atau tidak untuk dilanjutkan menjadi tenaga kontrak di Lingkungan UIN Ar-Raniry, data tersebut telah diserahkan kepada pimpinan universitas,” ujarnya.

“Jadi kita akan melihat kemampuan IT mereka, semua yang telah dikirim namanya dinyatakan layak diikutsertakan dalam tes ini, namun masih ada kemungkinan untuk gugur nantinya, karena penilaiannya akan dilihat dari hasil rekomendasi atasan langsung dan kemampuan mereka dalam menguasai IT, ini sesuai dengan kebutuhan di UIN Ar-Raniry saat ini dan di masa mendatang,” tambahya

Kepala Biro AUPK Drs. Junaidi Rasda mengatakan, tes ini dilakukan karena sesuai dengan perkembangan zaman, setiap pegawai harus memiliki kompetensi IT. Selanjutnya mterhitung mulai 2018 mendatang, tenaga kontrak yang dilanjutkan SK kontrak nantinya adalah mereka yang memiliki kemampuan IT.

“Jika hasil tes mereka tidak lulus, maka dengan terpaksa tidak dapat diperpanjang lagi,  karena ini sudah tuntutan zaman, jika tidak menguasai IT maka tidak dapat bisa bekerja, karena sekarang zamannya IT,” kata katanya.

202 peserta yang mengikuti tes ini merupakan staf tenaga kontrak yang sebelumnya telah mendapatkan SK, serta ada juga sebagian dari tenaga bakti sukarela yang selama ini dibawah tanggung jawab masing-masing unit kerja.

"Kami berharap kepada tim dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) sebagai bagian dari panitia seleksi untuk segera menyerahkan hasilnya, sehingga pimpinan dapat menyesuaikan dengan hasil analisi beban kerja di UIN Ar-Raniry," paparnya.

Kepala PTIPD UIN Ar-Raniry, Ghufran Ibnu Yasa, MT menyebutkan, secara umum ada  dua materi yang diuji kepada peserta tenaga kontrak di UIN Ar-Raniry, antara lain kemampuan dasar microsoft office perkantoran dan aplikasi internet perkantoran.

“Kemampuan mereka dalam menguasai dua hal tersebut merupakan tuntutan sesuai dengan perkembangan IT di Kampus UIN Ar-Raniry, mulai 2018 mandatang UIN Ar-Raniry akan menerapkan manajemen perkantoran dan akaedmik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), sehingga tenaga administrasi harus menguasainya,” ujarnya.[]