Syamsul Rizal di Mata Dosen dan Mahasiswa Unsyiah

“Dengan dukungan yang diberikan, secara tidak langsung telah membuat prestasi mahasiswa meningkat"

Syamsul Rizal di Mata Dosen dan Mahasiswa Unsyiah
Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Syamsul Rizal, M.Eng

Syamsul Rizal di Mata Dosen dan Mahasiswa Unsyiah

“Dengan dukungan yang diberikan, secara tidak langsung telah membuat prestasi mahasiswa meningkat"

Banda Aceh – Siapa yang tidak kenal dengan orang nomor satu di lingkungan Kampus Universitas Syiahkuala atau dengan nama bekennya Kampus Jantong Hate Rakyat Aceh. Ia adalah Prof. Dr. Syamsul Rizal, M.Eng. Pria kelahiran Idi Rayeuk, Aceh Timur 8 Agustus 1952 silam itu dinilai telah membawa perubahan untuk Kampus Unsyiah selama kepemimipinannya.

Aksi nyata tersebut diperlihatkan dengan perubahan Akreditasi Unsyiah yang sebelumnya berstatus C menjadi Akreditasi A. Karena kepiawaian selaku pemimpin dalam memuat gebrakan, tak ayal sejumlah kampus di pulau Jawa dan Sumatera tertarik untuk melakukan studi banding ke Universitas Syiahkuala guna mengetahui bagaimana cara melakukan loncatan akreditas secara drastis.

Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Dr. Agus Sabti, M.Si saat dihubungi acehnews.co via telepon turut memberi pujian atas kinerja Prof. Syamsul Rizal sebagai Rektor. Dia mengganggap selama kepemimpinan Syamsul Rizal cukup banyak inovasi baru yang dihadirkan.

Menurutnya, contoh konkrit yang dirasakannya selaku Dekan Fakultas Pertanian yaitu pembangunan dua Rumah Kaca Green House, sehingga berhasil mendogkrak akreditasi Fakultas Pertanian menjadi A.

“Hampir semua prodi-prodi di jenjang Strata 1 (S1) bisa mendapatkan Akreditasi A, walaupun Fakultas Pertanian yang terakhir,” ujarnya.

Saat ditanyai soal dukungan kepada Prof. Syamsul Rizal yang diisukan menjadi petahana di pemilihan rektor pada 2018 mendatang, Dr. Agusti Sabti,  menyatakan kalau hal itu kembali pada keputusan senat saat pemilihan nanti.

“Intinya proses akhir ditentukan saat pemilihan, walaupun ada indikasi dukungan cukup banyak, tetapi proses akhirmya nanti Tuhanlah yang menentukan,” sambungnya.

Apreasiasi lain juga datang dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah (BEM Unsyiah) Rachmad Faysal, saat ditemui acehnews.co disela acara penutupan Unsyiah Fair Ke 12 di Gedung AAC Dayan Dawod, Rabu 8 November 2017.

Rachmad mengatakan, bukan hanya capaian perubahan akreditasi saja yang Prof. Syamsul Rizal lakukan, tetapi dari segi dukungan yang diberikan kepada mahasiswa saat mengikuti event perlombaan baik di Provinsi Aceh maupun di luar provinsi, sehingga membawa dampak positif kepada mahasiwa Unsyiah.

“Dengan dukungan yang diberikan, secara tidak langsung telah membuat prestasi mahasiswa meningkat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kampus Unsyiah sabagai pusat pendidikan di Aceh telah memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat Aceh khususnya. Ini terlihat dengan lahirnya para akademisi yang menjadi pejabat di Pemerintahan Aceh sekarang.

“Gubernur, Wakil Gubernur dan Ketua DPRA sekarang, mereka merupakan jebolan dari Kampus Universitas Syiahkuala yang mendedikasikan dirinya untuk kepentingan rakyat Aceh,” tandasnya.

Sementara dari perwakilan mahasiswa, Muhammad Reza Saputra dari Fakultas Pertanian angkatan 2013, juga merasakan dampak dari perubahan yang dilakukan Rektor Unsyiah saat ini. Ia mengatakan proyek 7 in 1 seluruh Indonesia juga berhasil didapatkan Unsyiah lewat tangan dingin sosok Prof. Syamsul Rizal.

Unsyiah mendapatkan bantuan dari Pemerintahan Arab Saudi berupa 3 gedung baru yaitu, Fakultas MIPA, Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Kelautan Perikanan.

“Berarti ini membuktikan bahwah Prof, Syamsul Rizal memiliki kapasitas melobi pusat, sehingga dari seluruh universitas di Indonesia, kampus Unsyiah satu-satunya di Aceh yang berhasil mendapatkan proyek itu,” jelasnya.[]