Tak Rayakan Gol ke Gawang Roma, Salah Menuai Pujian

Penyerang timnas Mesir itu membuka keunggulan the Reds lewat gol indah.

Tak Rayakan Gol ke Gawang Roma, Salah Menuai Pujian
Ekspresi Mohamed Salah seusai menjebol gawang AS Roma. [Foto: AP Photo/Rui Vieira]

Tak Rayakan Gol ke Gawang Roma, Salah Menuai Pujian

Penyerang timnas Mesir itu membuka keunggulan the Reds lewat gol indah.

Liverpool -  Mohamed Salah kembali menuai pujian. Bukan hanya karena mencetak dua gol saat Liverpool menjungkalkan AS Roma 5-2 pada leg pertama semifinal Liga Champions, melainkan sikapnya setelah membobol gawang mantan timnya. Salah sama sekali tak merayakan golnya tersebut.

Penyerang timnas Mesir itu membuka keunggulan the Reds lewat gol indah yang layak didapuk sebagai salah satu terbaik musim ini. Dari sisi kanan, ia melepas tendangan melengkung ke sudut atas tiang jauh. Bola mengenai mistar sebelum menggetarkan gawang Roma yang dijaga Allison Becker.

Para pemain Liverpool sontak bersuka cita meluapkan kegembiraan dengan berlari menuju Salah. Namun sang bintang justru mengangkat kedua tangan dan menunjukkan ekspresi datar cenderung bersedih. Ia seolah memohon maaf, sebab telah menjebol gawang tim yang melambungkan namanya kembali di pentas Eropa.

Hal serupa terjadi saat ia mencetak gol kedua pada injury time babak pertama. Kali ini, tendangan cungkilnya menaklukkan Allison yang berlari maju menutup ruang tembaknya. Ekspresi serupa kembali ia tunjukkan di saat rekan-rekannya berteriak kegirangan. Salah juga tak ikut bergembira saat melepas dua assist untuk gol Sadio Mane dan Roberto Firmino.

Sejatinya ini bukan yang pertama Salah menunjukkan rasa hormat kepada klub yang pernah dibelanya. Ia juga tak mau merayakan gol saat menjebol gawang Chelsea, klub pertamanya di Liga Primer Inggris. Namun, sikapnya kali ini mengundang pujian dari legenda timnya Inggris, Gary Lineker.

"Benar-benar impresif. Itu pasti sangat sulit tidak merayakan gol pada laga semifinal Liga Champions karena menghormati Roma," kata Lineker kepada BT Sport, dikutip Metro.

Frank Lampard menyebut Salah bersikap fair play. Sementara legenda Liverpool, Steven Gerrard menduga di dalam hatinya, Salah pasti meledak-ledak menahan kegembiraan. Gerrard memuji Salah mampu memendam perasaannya demi rasa hormat kepada mantan timnya.

Sumber: Republika