Tarian Kolosal Laksamana Keumalahayati Akan Meriahkan Sail Sabang

Kondisi semen pelabuhan yang panas sangat menyiksa kaki jika para penari dipaksakan menari bertelanjang kaki

Tarian Kolosal Laksamana Keumalahayati Akan Meriahkan Sail Sabang
Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Walikota Sabang Nazaruddin saat rapat kesiapan pra dan paska acara Sail Sabang, Selasa 21 November 2017.

Tarian Kolosal Laksamana Keumalahayati Akan Meriahkan Sail Sabang

Kondisi semen pelabuhan yang panas sangat menyiksa kaki jika para penari dipaksakan menari bertelanjang kaki

Sabang - Pembukaan Sail Sabang yang akan dibuka Presiden Indonesia, Joko Widodo 28 November 2018 akan menghadirkan tarian kolosal Laksamana Keumalahayati.

300 penari asal Aceh dipastikan akan membawakan tarian kolosal bertema kepahlawanan itu. Malahayati sendiri adalah pahlawan nasional perempuan asal Aceh, yang dikenal sebagai pimpinan maritim dalam perjuangan melawan penjajah Belanda.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan, bahwa tari tradisi Aceh dan Indonesia pada umumnya dimainkan tanpa mengenakan alas kaki. Namun demikian, ia meminta panitia bisa memastikan semua penari mengenakan alas kaki saat pertunjukan nantinya.

"Meski tarian hanya berlangsung 10 menit, namun kondisi semen pelabuhan yang panas sangat menyiksa kaki jika para penari dipaksakan menari bertelanjang kaki," katanya, Selasa 21 November 2017.

"Kasih mereka sepatu tipis yang biasa dipakai penari balet. Kasihan mereka kalau panas gini nggak pakai sepatu," timpal Irwandi.

Menanggapi permintaan orang nomor satu di Aceh itu, panitia pun memastikan jika dalam pekan ini, semua penari akan dibekali dengan sepatu sebagai pendukung tarian.[]