Tgk Darwis Jeunieb: Perdamaian Aceh Sangat Mahal Harganya

"Perdamaian Aceh mahal harganya ketika diambil, banyak jatuh  korban anak bangsa Aceh, banyak anak menjadi yatim, banyak perempuan menjadi janda. Perdamaian harus dijaga,"

Tgk Darwis Jeunieb: Perdamaian Aceh Sangat Mahal Harganya
Ketua KPA Wilayah Batee Iliek sekaligus Ketua PA Bireuen Tgk Darwis Jeunib pada peringatan hari Milad GAM yang ke 41 di kantor DPW PA Bireue, Seninn 4 Desember 2017.|Foto acehnews/safri

Tgk Darwis Jeunieb: Perdamaian Aceh Sangat Mahal Harganya

"Perdamaian Aceh mahal harganya ketika diambil, banyak jatuh  korban anak bangsa Aceh, banyak anak menjadi yatim, banyak perempuan menjadi janda. Perdamaian harus dijaga,"

Bireuen - Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Batee Iliek yang sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Bireuen, Tgk Darwis Jeunieb mengatakan perdamaian yang diraih dan sedang dijalani rakyat Aceh sangat mangat harganya, untuk itu ia mengarapkan kepada semua komponen masyarakat untuk menjaganya.

Hal itu dikatakan Tgk Darwis Jeuniep pada peringatan hari Milad GAM yang ke 41 di kantor DPW PA Bireuen, 4 Desember 2017.

Baca juga: Doa Bersama Rayakan Milad GAM ke 41 di Pidie

"Perdamaian Aceh mahal harganya ketika diambil, banyak jatuh  korban anak bangsa Aceh, banyak anak menjadi yatim, banyak perempuan menjadi janda. Perdamaian harus dijaga," kata Darwis Jeunib.

Di hadapan 500-an orang yang menghadiri peringatan milad GAM (Gerakan Aceh Merdeka), Tgk Darwis Jeunib juga menyampaikan bahwa tahun 2019 sudah dekat dan rakyat akan kembali memilih anggota legislatif.

"Saya harap yang ingin maju dari Partai Aceh jangan bertujuan untuk korupsi, karena tujuan PA adalah mensejahterakan rakyat Aceh, kalau tujuannya untuk korupsi dan memperkaya diri  silahkan maju melalui partai lain," kata Darwis.

Ia mengharapkan kepada masyarakat agar dalam memilih ke depan supaya melihat kualitas dari calon legeslatif yang akan maju. “Utamakan yang mengerti hukum dan peraturan, cerdas dalam berdialog dan berdebat, bukan setelah terpilih hanya duduk dan mementingkan kepentingan pribadi,” sebutnya.

Baca juga: Peringatan Milad GAM ke 41 di Bireuen, Diwarnai Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Pilihlah yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat kata Darwis, ke depan jangan ada lagi yang duduk menjadi wakil rakyat mengedepankan kepentingan pribadinya.

Peringatan Milad GAM yang ke 41 tersebut, para mantan kombatan yang hadir larut dalam doa dan zikir. Selain itu juga turut disantuni 110 anak yatim.[]