Tips Karier: Punya Mimpi Bekerja di Facebook dan Google? Coba 9 Tips Ini!

Jika Anda tertarik untuk bekerja di sebuah perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook atau Apple, berikut adalah sembilan fakta menarik yang Anda mungkin ingin tahu

Tips Karier: Punya Mimpi Bekerja di Facebook dan Google? Coba 9 Tips Ini!
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

Tips Karier: Punya Mimpi Bekerja di Facebook dan Google? Coba 9 Tips Ini!

Jika Anda tertarik untuk bekerja di sebuah perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook atau Apple, berikut adalah sembilan fakta menarik yang Anda mungkin ingin tahu

Jakarta - Bekerja di sebuah perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook, Google, dan Amazon adalah impian bagi setiap orang.  Namun, untuk bekerja di tempat tersebut bukanlah perkara mudah.

Platform online karier baru saja melakukan sebuah riset bahwa perusahaan teknologi raksasa tersebut menawarkan sekira 8.200 lowongan, dengan jumlah pelamar sebanyak 70.000 orang. 

Melansir Entrepreneur, jika Anda tertarik untuk bekerja di sebuah perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook atau Apple, berikut adalah sembilan fakta menarik yang Anda mungkin ingin tahu.

1. Mereka tumbuh sangat cepat

Tahun 2016, e-commerce raksasa, Amazon, membuka 258.511 lowongan pekerjaan, lima kali lebih banyak dibandingkan  Microsoft yaitu sebanyak 48.037 lowongan pekerjaan pada 2016. 

Setahun kemudian, Amazon berkembang pesat. Pada 2017, Amazon mengumumkan lebih dari 80.000 proyek di kuartal pertama. Jumlahnya hampir empat kali lebih dari perusahaan lain seperti Microsoft, Oracle, Google, dan Facebook.

2. Mempekerjakan banyak orang

Perusahaan teknologi ini mempekerjakan banyak orang. Ketika berkunjung ke kantor pusatnya, perusahaan ini seperti membangun kota-kota kecil mereka sendiri. Amazon memiliki karyawan hampir 341.000 orang. Perusahaan teknologi besar berikutnya yang mempekerjakan banyak orang  yaitu Oracle, dengan 136.263 orang dan Microsoft dengan 120.849 karyawan.

3. Beberapa perusahaan teknologi raksasa memiliki sedikit karyawan

Sementara perusahaan teknologi besar mempekerjakan ratusan ribu pekerja, masih ada sejumlah perusahaan terkemuka dengan staf yang lebih kecil. Misalnya, Snap Inc memiliki tenaga kerja sekira 2.360 orang, Airbnb hanya memiliki 2.368 pekerja, dan Twitter 3.860 orang.

4. Keterampilan komputer paling banyak dibutuhkan

Dalam industri teknologi, keterampilan yang paling banyak dibutuhkan adalah ilmu komputer, infrastruktur, pengelolaan, dan analisis. Ilmu komputer adalah keterampilan yang paling banyak dicari.

5. Tiap perusahaan meminta kualifikasi pengalaman yang berbeda

Untuk perusahaan seperti Airbnb, Twitter dan Uber, manajer biasanya mencari kandidat dengan enam sampai sepuluh tahun pengalaman. 

Jika Anda berada memiliki pengalaman kerja lebih sedikit coba peluang di Facebook. Biasanya mereka mempekerjakan pekerja dengan dua sampai lima tahun pengalaman. Namun, jika Anda benar-benar fresh graduate, Snap Inc, Apple, Microsoft, atau Oracle mungkin tertarik untuk mempekerjakan Anda. Perusahaan-perusahaan ini biasanya mempekerjakan karyawan dengan pengalaman kurang dari dua tahun.

6. Pekerja lebih dari 20 pengalaman kerja 

Anda memiliki dua puluh tahun pengalaman di tempat kerja? Maka, penting untuk memilih perusahaan mana yang akan Anda ajukan lamaran. Perusahaan-perusahaan seperti Airbnb dan Snap Inc. memiliki pekerja tidak lebih dari 20 tahun pengalaman. Namun, jika Anda berada di tengah karier Anda, cobalah peluang di Oracle (22,3%), Microsoft (11,3%), dan Apple (10.3%), yang membuka lowongan pekerja dengan lebih banyak pengalaman.

7. Karyawan rata-rata bertahan 1-2 tahun

Sebagian besar pekerja pada perusahaan teknologi raksasa, hanya cenderung tinggal untuk satu atau dua tahun. Facebook memiliki tingkat retensi rata-rata tertinggi hingga 2,02 tahun, lalu Google (1,90 tahun), Oracle (1,89 tahun), dan Apple (1,85 tahun). 

8. Membutuhkan pendidikan yang tinggi

Snap Inc dan Amazon adalah atas dua perusahaan yang paling memerlukan karyawan dengan gelar master. Pada kenyataannya, 36,4 % karyawan di Snap telah memiliki jenjang tersebut, dan Amazon 35,9%. Jika Anda punya gelar PhD, Apple mungkin tempat terbaik untuk mencari peluang. Dari semua perusahaan yang disurvei, Apple memiliki jumlah tertinggi karyawan dengan gelar PhD, yaitu 16%. 

9. Mayoritas pekerja laki-laki

Perusahaan teknologi memiliki pertimbangan panjang untuk mempekerjakan pekerja perempuan. Sebagai contoh, tenaga kerja Twitter terdiri dari 8,2% perempuan dan 63,6% laki-laki. Dari semua perusahaan yang disurvei, Snap Inc memiliki tenaga kerja paling beragam dalam hal jenis kelamin, dengan 27,3% pekerja perempuan dan 63,6 % pekerja laki-laki.[] okezone