TK RUMAN Aceh Bagikan Pakaian Hari Raya dan Tas Sekolah

40 paket pakaian Hari Raya dan 20 paket tas sekolah berisi alat tulis bagi anak-anak dhuafa di seputaran Kecamatan Jaya Baru

TK RUMAN Aceh Bagikan Pakaian Hari Raya dan Tas Sekolah

TK RUMAN Aceh Bagikan Pakaian Hari Raya dan Tas Sekolah

40 paket pakaian Hari Raya dan 20 paket tas sekolah berisi alat tulis bagi anak-anak dhuafa di seputaran Kecamatan Jaya Baru

Banda Aceh – Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di bawah Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN Aceh melakukan kegiatan sosial pada akhir pekan lalu.

Kegiatan itu berupa pembagian 40 paket pakaian Hari Raya dan 20 paket tas sekolah berisi alat tulis bagi anak-anak dhuafa di seputaran Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

Juga dibagikan puluhan under wear (pakaian dalam wanita) dewasa, handuk serta baju gamis buat ibu-ibu rumah tangga keluarga fakir miskin.

Kepala Sekolah TK RUMAN Aceh, Rizky Sopya S.Pd., mengutarakan, pakaian yang dibagikan berasal dari donasi beberapa sahabat yang mempunyai toko pakaian. Sementara tas sekolah dari Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Aceh.

“Bahkan, salah seorang penyumbang tersebut datang langsung dari Lhokseumawe untuk mengantarkan 2 plastik besar pakaian anak-anak muslim. Kepada para penyumbang, kami haturkan banyak terima kasih”, ujar Rizky.

Sebagian besar dari pakaian dan tas tersebut, lanjut Rizky, dibagikan di basecamp RUMAN Aceh di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Sedangkan sebagian lainnya diantarkan langsung oleh tim RUMAN Aceh ke rumah-rumah penerimanya.

Senyum sumringah dan kebahagiaan jelas terpancar pada anak-anak dan ibu-ibu yang menerima paket tersebut. Bahkan ada 2 anak yang tidak berbaju ketika relawan RUMAN Aceh sampai di rumah mereka.

Pendiri Lembaga Pendidikan RUMAN Aceh, Ahmad Arif mengutarakan, kegiatan social tersebut merupakan realisasi dari salah satu misi RUMAN Aceh. Yaitu, menjadi fasilitator atau jembatan penghubung antara penderma dengan para penerima.

“Hal tersebut kita lakukan seratus persen gratisan alias tanpa fee. Sebab, prinsip ketiga kita sejak memulai berkhidmah 5 tahun lalu adalah hana fee. Tidak ada toleransi dalam hal ini, sehingga kita sering menolak tawaran donasi yang terindikasi “ada udang di balik bakwan”, tegas Arif sembari tersenyum.

Sebagai informasi, saat ini RUMAN Aceh mempunyai beberapa kegiatan rutin yang semuanya gratis bagi masyarakat.

Yaitu, pustaka atau taman bacaan masyarakat (TBM), minggu baca rame-rame (MIBARA), rumah pustaka di luar Banda Aceh. Sekolah TK khusus dhuafa dan PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat).[]