Tujuh Orang Diamankan Petugas Pasca Kerusuhan di Lapas Lambaro

Sekarang dipastikannya, kondisi Lapas sudah kondisif dan aman, tidak akan ada keributan lagi, pihaknya juga telah menangkap tujuh orang yang diduga sebagai dalang dalam kericuhan ini.

Tujuh Orang Diamankan Petugas Pasca Kerusuhan di Lapas Lambaro
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar ricuh antara pihak kepolisian dan napi yang mencekam dalam LP tersebut, Kamis  4 Januari 2018.

Tujuh Orang Diamankan Petugas Pasca Kerusuhan di Lapas Lambaro

Sekarang dipastikannya, kondisi Lapas sudah kondisif dan aman, tidak akan ada keributan lagi, pihaknya juga telah menangkap tujuh orang yang diduga sebagai dalang dalam kericuhan ini.

Banda Aceh – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar terbakar akibat kericuhan yang melibatkan pihak kepolisian dan napi setempat, Kamis  4 Januari 2018.

Kericuhan tersebut mengakibatkan satu unit mobil Linmas Polresta Banda Aceh  dan gedung perkantoran LP hangus terbakar. Selain itu tujuh orang napi ditangkap dan diamankan petugas.

Asap tebal beserta hujan batu dari dalam lapas tidak kunjung terhenti hingga terpaksa mendatangkan 11 unit mobil pemadam kebakaran dari Aceh Besar dan Banda Aceh untuk memadamkan api.

Pengamanan melibatkan ratusan personil dari Polresta dan Polda Aceh serta dibantu 110 prajurit Batalyon Raider 112 Kodam Iskandar Muda Aceh guna melumpuhkan para napi yang semakin tidak terkendali. 

Personil yang turunkan juga menggunakan perlengkapan lengkap. Kejadian tersebut juga menghaguskan bagunan ADM, ruang kepala dan ruang pembinaan Lapas yang dihuni 548 orang napi. 

Pascakejadian, satu orang napi yang diduga otak pelaku dalam kericuhan ini telah  diamankan oleh pihak kepolisian. Hingga kini personel polisi masih berjaga di dalam lapas.

Tidak ada korban jiwa dalam kericuhan tersebut, sementara semua warga binaan kini ditangani pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Bambang Soetjahjo mengatakan, kericuhan ini terjadi  didalangi seorang napi berinisial GM, dengan alasan tidak mau dipindahkan.

“Rencananya, tadi pagi tiga napi mau pindahkan ke Medan, ketiganya tersangkut kasus narkoba. Dua orang telah bersedia dipindahkan, namun yang satunya tidak mau. Ya yang satu inilah yang memprovokasi rekannya untuk melakukan kericuhan,” sebutnya.

Wakapolda memastikan, jika saat ini kondisi Lapas sudah kembali kondisif dan aman. Pihaknya juga telah menangkap tujuh orang yang diduga sebagai dalang dalam kericuhan ini.

“Jadi kita sudah tangkap kurang lebih tujuh orang yang mendalangi kerusuhan ini dan situasi saat ini dipastikan sudah aman,” pungkasnya. []