Tujuh Pelanggar Qanun Jinayat Dicambuk di Bener Meriah

Ini merupakan eksekusi cambuk pertama pada tahun 2018

Tujuh Pelanggar Qanun Jinayat Dicambuk di Bener Meriah
Eksekusi cambuk kepada pelanggar qanun jinayat di Kabupaten Bener Meriah, Rabu 28 Februari 2018. [Foto: Samsuddin]

Tujuh Pelanggar Qanun Jinayat Dicambuk di Bener Meriah

Ini merupakan eksekusi cambuk pertama pada tahun 2018

Bener Meriah - Tujuh pelanggar Qanun Jinayat di Kabupaten Bener Meriah dieksekusi hukuman cambuk di halaman Masjid Nur Nabawi Pemda setempat, Rabu 28 Februrari 2018.

Adapun eksekusi Uqubat dalam perkara Qanun Jinayat  terhadap 7 pelanggar syariat Islam diantaranya , M warga Kampung Timang Gajah dengan hukuman 100 kali cambuk dengan kasus khalwat, RR 35 kali cambuk kasus Khamar, AM 35 kali cambuk kasus Khamar, S 35 kali cambuk kasus Khamar, W 35 kali cambuk kasus khamar, B dan Z masing-masing 3 kali cambuk kasus maisir.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah, Aldiyan AR dalam sambutannya mengatakan,  ini merupakan eksekusi cambuk pertama pada tahun 2018 yang dilaksanakan di halaman Masjid Nur Nabawi.

"Hukum cambuk ini merupakan pembelajaran bagi kita semua untuk tidak melakukan pelanggaran syariat Islam yang telah ditetapkan dalam Qanun Jinayat di Serambi Mekah ini. Dan bagi terpidana ke depannya untuk tidak melakukannya lagi," jelasnya.

Menurut Aldiyan AR, mencegah perbuatan mungkar adalah kewajiban umat Islam. Untuk itu sebagai umat beragama islam hendaknya mengamalkan agama Islam secara kaffah.

Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Seketaris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Drs. Muklis berharap ke depannya tidak ada lagi pelanggar Qanun syariat islam di daerah penghasil kopi itu.[]