Tumpukan Tanah di Lintas Nasional Gunung Ribe Ancam Pengguna Jalan

Sejak beberapa bulan terakhir, sudah cukup banyak pengendara kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan lalu lintas

Tumpukan Tanah di Lintas Nasional Gunung Ribe Ancam Pengguna Jalan
Anggota Polsek Samadua bersama masyarakat membersihkan tumpukan tanah dan pasir di jalan lintas nasional kawasan Gunung Ribe Kabupaten Aceh Selatan.

Tumpukan Tanah di Lintas Nasional Gunung Ribe Ancam Pengguna Jalan

Sejak beberapa bulan terakhir, sudah cukup banyak pengendara kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan lalu lintas

Tapak Tuan - Tumpukan tanah pasir yang dibawa air saat hujan di lintas nasional Gunung Ribe, Gampong Ladang Kasik Putih, Kecamatan Samadua dinilai kian mengancam keselamatan pengendara yang melintas. 

"Sejak beberapa bulan terakhir, sudah cukup banyak pengendara kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas," ujar Keuchik Ladang Kasik Putih, Anshar kepada acehnews.co, Jumat 24 November 2017.

Menurutnya, pengendara yang memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi sangat sering terjebak dengan tumpukan tanah pasir di atas badan jalan sehingga kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.

"Persoalan tumpukan tanah di badan jalan lintasan nasional tersebut telah berlangsung sejak lama, yakni sejak dibangunnya SMKN Samadua. Namun, persoalan serupa semakin bertambah parah pasca dilakukan pembukaan jalan baru menuju Kampus Poltas yang dibangun di puncak Gunung Ribe tahun 2016 lalu," jelas Anshar.

Untuk menghindari makin banyak jatuhnya korban lakalantas, pihaknya meminta kepada Pemkab Aceh Selatan dan pihak-pihak terkait lainnya segera membangun gorong-gorong (box culvert) pada badan jalan tersebut.

"Jika gorong-gorong dan drainase telah dibangun, maka aliran air yang turut serta membawa tanah pasir bisa mengalir lancar ke laut yang berada di seberang jalan," harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Samadua, Ipda Bima Nugraha Putra membenarkan dampak pembukaan jalan baru menuju Kampus Poltas telah mengakibatkan badan jalan lintasan nasional di kawasan Gunung Ribe sering tertimbun tanah pasir saat diguyur hujan.

"Akibatnya ruas jalan dikawasan Gunung Ribe sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas selama ini," ucapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Kapolsek, tanah pasir yang dibawa air hujan juga meluber hingga ke depan Mapolsek dan sejumlah rumah warga yang terletak di sekitar kawasan Gunung Ribe.

"Untuk mencegah semakin parah tumpukan tanah pasir tersebut, anggota Polsek Samadua bersama masyarakat Gampong Ladang Kasik Putih sering menggelar gotong royong membersihkan tumpukan tanah di atas badan jalan dan mengeruk tanah pasir di dalam drainase yang sudah tersumbat," ungkap Kapolsek.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga berharap kepada Pemkab Aceh Selatan dan instansi terkait lainnya segera menanggulangi persoalan yang sudah sangat meresahkan masyarakat tersebut.[]