Tunggakan Kasus yang melibatkan Harmaini dibantah oleh Polisi

Sementara saat dikonfirmasi terpisah, sumber terpercaya dari Kejaksaan Negeri Aceh Selatan meyakini kebenaran surat tersebut.

Tunggakan Kasus yang melibatkan Harmaini dibantah oleh Polisi
Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang tersebar ke publik.

Tunggakan Kasus yang melibatkan Harmaini dibantah oleh Polisi

Sementara saat dikonfirmasi terpisah, sumber terpercaya dari Kejaksaan Negeri Aceh Selatan meyakini kebenaran surat tersebut.

Tapaktuan – Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan, Iptu M Isral S.Ik memberikan klarifikasi terkait Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang terlanjur tersebar ke publik terkait penetapan status tersangka terhadap mantan Sekda Aceh Selatan Harmaini dalam kasus pengadaan tanah teminal tipe C yang menggunakan anggaran APBK tahun 2011 dan 2012 senila 1,2 Miliar.

Menurutnya, surat yang beredar itu tidak benar dan pihaknya telah melakukan pengecekan namun tidak ditemukan adanya dokumen tersebut.

"Surat itu tidak ada bahkan sudah koordinasi dengan kejaksaan tidak benar ada surat itu," kata Kasat Reskrim, Senin (21/5/2018) di Tapaktuan.

Masih menurut Kasat Reskrim, dirinya sudah meminta anggota untuk melakukan pengecekan namun surat tersebut tidak ditemukan dan tidak teregister.

"Kita sudah cek surat tersebut baik disini maupun di Jaksa tetap tidak ada. Biasanya kalau surat sudah terbit ada tunggakan dari Polda dan KPK namun ini tidak ada," katanya.

Ditambahkannya, kasus tersebut juga telah diputus oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh dengan tersangaka T pada tahun 2017 lalu.

M Isral menghimbau agar seluruh pihak tidak mempolitisir. “Kami himbau kepada seluruh pihak agar tidak memplotisir,” harapnya.

Sementara saat dikonfirmasi terpisah, sumber terpercaya dari Kejaksaan Negeri Aceh Selatan meyakini kebenaran surat tersebut.

"Kalau dilihat dari nomor surat dan kop suratnya, Surat itu resmi dan pasti tercatat diregister kejaksaan," terangnya. (ASN)