UIN Ar-Raniry Wisuda 1.320 Lulusan

wisudawan diminta bukan hanya mencari kerja, namun harus menciptakan lapangan pekerjaan.

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.320 Lulusan

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.320 Lulusan

wisudawan diminta bukan hanya mencari kerja, namun harus menciptakan lapangan pekerjaan.

Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda sebanyak 1.320 lulusan pada semester genap tahun akademik 2017/2018 di Auditorium Ali Hasymi, Banda Aceh. Prosesi wisuda berlangsung selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis, 5 Septemper 2018.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Dr. H. Gunawan, MA., Ph.D, dalam laporan yang dibacakan Warek II, Dr H Syahbuddin M.Ag menyebutkan pada rapat senat terbuka wisuda doktor, magister, sarjana dan ahli madya semester genap tahun akademik 2017/2018 tahun ini berhasil meluluskan 1.320 lulusan yang terdiri dari 6 orang doktor, 64 magister, dan 1.250 lulusan.

Untuk Fakultas Syariah dan Hukum sebanyak 249 orang, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 423 orang, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat 78 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 185 orang, Fakultas Adab dan Humaniora 111 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 172 orang, sedangkan untuk wisuda perdana tahun ini Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 11 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 16 orang, dan Fakultas Psikologi sebanyak 5 orang.

Untuk saat ini UIN Ar-Raniry Banda Aceh kata Syahbuddin, telah menghasilkan 88 orang doktor agama islam (S-3), 1.512 Magister Agama Islam (S-2), 29.729 orang sarjana strata satu (S1), 791 Ahli madya (D-III0 dalam bidang Ilmu Perbankan Syariah dan 850 ahli madya Diploma III dalam bidang Ilmu Perpustakaan.

Dalam amanatnya, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Warul Walidin AK, MA meminta kepada para wisudawan bukan hanya mencari kerja, namun harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Selain itu, para lulusan juga dituntut untuk menguasai bidang keahlian secara rutin, menguasia filsafat yang melatar belakangi bidang masing-masing, menguasai metodologi baik itu metodologi penelitian maupun filsafat, menguasai salah satu bahasa asing baik bahasa Inggris maupun Bahasa Arab dan terakhir harus menguasai teknologi.

“Tidak sedikit para alumni Perguruan Tinggi yang sampai saat ini masih menganggur, namun disinilah dituntut dari para alumni UIN Ar-Raniry agar mereka tidak bergantung pada lapangan pekerjaan yang disediakan oleh Pemerintah, akan tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, baik untuk diri sendiri maupun orang lain”,kata Warul Walidin saat memberikan arahan kepada para wisudawan, Rabu (5/9) di Auditorium Ali Hasymi, Banda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry juga memberikan penghargaan (bungong jaroe) kepada 43 lulusan terbaik dari perwakilan masing-masing Program Studi.[]