Wali Kota Banda Aceh Serahkan Beasiswa Kepada 2.065 Pelajar

Islam yang memiliki solusi dalam mengentaskan kemiskinan menyuguhkan konsep menyisihkan sebagian kecil hartanya bagi yang kaya, untuk diberikan kepada yang miskin dan golongan lainnya dalam membangun tatanan sosial.

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Beasiswa Kepada 2.065 Pelajar
Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal Banda Aceh, menyalurkan beasiswa pendidikan bagi 2.065 siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan MA yang berasal dari keluarga fakir atau miskin.

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Beasiswa Kepada 2.065 Pelajar

Islam yang memiliki solusi dalam mengentaskan kemiskinan menyuguhkan konsep menyisihkan sebagian kecil hartanya bagi yang kaya, untuk diberikan kepada yang miskin dan golongan lainnya dalam membangun tatanan sosial.

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal Banda Aceh, menyalurkan beasiswa pendidikan bagi 2.065 siswa-siswi tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan MA yang berasal dari keluarga fakir atau miskin.

Beasiswa yang bersumber dari dana zakat senif fi sabilillah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman kepada 10 pelajar perwakilan dari masing-masing tingkatan sekolah, Senin (18/12/2017) di halaman SMPN 1 Banda Aceh. 

Menurut Wali Kota Banda Aceh, peran zakat amatlah vital terutama sekali untuk dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan harkat, martabat dan kualitas hidup umat Islam, sehingga terbebas dari kebodohan dan ketertinggalan. 

“Pendidikan adalah investasi masa depan dalam melahirkan generasi gemilang. Kemajuan suatu bangsa di segala aspek kehidupan seperti pertumbuhan dan perkembangan perekonomian berbanding lurus dengan kualitas pendidikan bangsa tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, Islam yang memiliki solusi dalam mengentaskan kemiskinan menyuguhkan konsep menyisihkan sebagian kecil hartanya bagi yang kaya, untuk diberikan kepada yang miskin dan golongan lainnya dalam membangun tatanan sosial. Pemberian tersebut dapat berupa zakat, infaq dan sedekah.

Salah satu hikmah dari perintah zakat adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Banda Aceh yang mayoritas warganya muslim, zakat memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi kota untuk dikelola secara optimal sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghambat laju kemiskinan,” jelasnya.

Foto, Aminullah Usman Serahkan Beasiswa kepada siswa SMP di Banda Aceh

Guna mencapai tujuan ini, sambungnya, maka diperlukan pengelolaan zakat secara optimal, khususnya secarakelembagaan. “Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh untuk senantiasa membayar zakat melalui Baitul Mal demi kemakmuran kita bersama,” ajak Aminullah.

Kepada para penerima beasiswa tersebut, Pemko Banda Aceh mengharapkan, hendaknya mereka semakin bersemangat dan sungguh-sungguh dalam belajar, serta semakin gigih meraih cita-cita.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Baitul Mal Banda Aceh, Safwani Zainun menyebutkan sejak 2013 pihaknya telah menganggarkan beasiswa dalam beberapa kategori yakni beasiswa penuh, setengah penuh, dan beasiswa biasa. 

“Per tahunnya, ada 3.000 siswa yang kita bantu. Namun tahun ini berkurang sebagian karena pengelolaan SMA sudah diambil alih pihak provinsi. Mulai tahun depan, kita juga sudah anggarkan alokasi beasiswa untuk mahasiswa Politeknik Aceh,” sebutnya.

Safwani menjelaskan, total beasiswa biasa yang disalurkan Baitul Mal pada tahun ini mencapai Rp. 888.600.000 yang diberikan kepada 989 pelajar SD/MI, SMP/MTs 926 orang, dan 50 pelajar MA. 

“Beasiswa ini diberikan setahun sekali dengan rincian Rp 400 ribu untuk pelajar SD/MI, Rp 500 ribu untuk pelajar SMP/MTs, dan Rp 600 ribu bagi pelajar Madrasah Aliyah.”

Ia menambahkan, ada juga beasiswa setengah penuh bagi 100 pelajar SMP sederajat se-Kota Banda Aceh yang diberikan setiap bulan selama tiga tahun. Besarannya senilai Rp 300 ribu. Selain itu, Baitul Mal, juga telah menyalurkan beasiswa penuh bagi sejumlah santri salafi dan tahfiz.

Selain itu, ia menjelaskan, komitmen Baitul Mal Banda Aceh untuk terus meningkatkan alokasi bantuan dana zakat untuk kegiatan produktif, dan menguranginya untuk keperluan konsumtif kecuali bagi penerima fakir uzur.[]