Warga Bener Meriah yang Hanyut Ditemukan Telungkup di Atas Batu

M.Ali ditemukan sejauh enam kilometer dari lokasi tempat dinyatakan hilang

Warga Bener Meriah yang Hanyut Ditemukan Telungkup di Atas Batu
Ilustrasi/ thinkstock.com

Warga Bener Meriah yang Hanyut Ditemukan Telungkup di Atas Batu

M.Ali ditemukan sejauh enam kilometer dari lokasi tempat dinyatakan hilang

Bener Meriah - Muhammad Ali atau Aman Jurai (45) warga Kampung Arul Gading yang hanyut saat mencari ikan pada Sabtu tanggal 18 November 2017 lalu, telah ditemukan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah dibantu Tim Sar, Tagana, TNI/Polri, Basarnas Kabupaten Bireuen serta masyarakat setempat, Minggu Sore 19 November 2017.

Menurut Kebid Kedaruratan BPBD Bener Meriah, Agus Ampera. Muhammad Ali ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tersangkut di atas batu dan keadaan telungkup.

"M.Ali ditemukan sejauh enam kilometer dari lokasi tempat dinyatakan hilang, saat ditemukan kondisinya telungkup di atas batu dengan mengenakan baju warna oranye dan celana hitam, dipingangnya juga masih terikat jaring tempat ikan," jelasnya.

Agus Ampera menambahkan, korban hanyut tersebut langsung dievakuasi ke Puskesmas Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo. 

Sementara itu Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, SH. S.IK saat dikonfirmasi Senin 20 November 2017 Via HP menyampaikan, pada hari minggu kemarin sekira pukul 09.00 WIB Tim Sar Bener Meriah yang dipimpin Julianto dibantu pihak keluarga dan masyaraka melakukan pencarian korban yang hanyut dengan menyisiri sungai.

Mereka menyisir sungai Krueng Peusangan dengan mengunakan 2 unit perahu karet. Setelah dilakukan penyisiran sepanjang aliran sungai mereka menemukan korban sekira pukul 15.30 WIB.

"Korban ditemukan tersangkut di aliran sungai yang dangkal, dengan keadan telah tidak bernyawa dengan posisi telungkup di atas batu," ujarya.

Lebih lanjut di katakannya, setelah divisum terdapat luka pada kening koyak, telinga bagian kiri, lecet di  dipergelangan tangan, robek di bibir atas, dan koyak di bagian pelopak mata kanan. 

"Jenajah korban telah dibawa keluarga ke kampung Arul Gading untuk dikebumikan<" tutup Kapolres Bener Meriah.[]