Warung Penulis

Warung penulis juga memiliki beberapa kegiatan amal seperti santunan anak yatim dan gratis teh manis dan snack bagi yang berpuasa sunnah senin kamis

Warung Penulis

Warung Penulis

Warung penulis juga memiliki beberapa kegiatan amal seperti santunan anak yatim dan gratis teh manis dan snack bagi yang berpuasa sunnah senin kamis

Sebagian dari kita akan bertanya apa itu warung penulis? Kenapa namanya seperti asing dari warung-warung lainnya? Apakah sama dengan warung di luar sana? Atau karena pemiliknya seorang penulis?

Warung penulis merupakan sebuah tempat makan yang berkonsep cafe masa kini. Generasi milenial sekarang pasti tidak asing lagi dengan tempat-tempat semacam ini, apalagi di kota Banda Aceh dan sekitarnya yang telah terkenal dengan kota sejuta warung kopi (warkop).

Warung Penulis terletak di jalan Blang Bintang Lama Km. 8.5 Simpang Lambaet, Gampong Lambro Deyah Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Tidak jauh dari Universitas Abulyatama. 

Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn yang menjadi penggerak lahirnya warung penulis dengan ide-ide mulianya. Sebagai seorang penulis beliau prihatin terhadap minat menulis generasi sekarang yang semakin menurun. Muda-mudi lebih suka menghabiskan waktu dengan nongkrong bermain game dari pada duduk berdiskusi dan memburu informasi sebagai penambah wawasan, itulah fenomena yang nampak sekarang. Jika diperhatikan bukannya mereka tidak bisa menulis atau menuangkan idenya dalam bentuk tulisan, buktinya mereka bisa curhat-curhatan di sosial media.  

Generasi muda harusnya lebih kritis dalam memilih tempat tongkrongan, tidak hanya nyaman namun juga harus dapat menambah wawasan. Warung penulis merupakan salah satu tempat yang layak dipertimbangkan. Bagi yang minat menulis tapi tidak mempunyai wadah untuk mempertajam kemampuannya, warung penulis bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Warung penulis juga sebulan sekali akan mengadakan sharing pengalaman dan diskusi bersama serta kegiatan menyumbangkan buku bekas untuk daerah terpencil di Indonesia

Selain prihatin terhadap dunia menulis yang semakin kurang peminatnya, warung penulis juga pro mahasiswa dengan menawarkan makanan dan minuman yang dijamin tidak menguras dompet. Nasi Goreng, ayam penyet, kentang goreng, dan berbagai makanan lainnya bisa dinikmati dengan harga yang terjangkau, begitu juga halnya dengan minumannya. 

Tidak hanya itu warung penulis juga memiliki beberapa kegiatan amal, santunan anak yatim setiap jumat, gratis teh manis dan snack bagi yang berpuasa sunnah senin kamis, gratis makan dan minum bagi hafiz quran setiap Jumat dan bagi pelajar/ mahasiswa yang makan pada hari Jumat boleh bayar seikhlasnya. Bagi adik-adik usia sekolah warung penulis juga memfasilitasi setoran (mengulang ) hafalan Al –Qur’an.

Selain hal tersebut, warung penulis tidak hanya berorientasi kepada mahasiswa atau generasi muda tapi ini juga bisa menjadi rekomendasi yang sesuai untuk keluarga. Tempat bermain anak-anak salah satu fasilitas yang juga ditawarkan sehingga pengunjung dapat menikmati makanan yang ada tanpa harus khawatir terhadap buah hatinya. 

Sekolah penulis salah satu andalan “menu” warung penulis. Sekolah ini bertujuan mendidik, membimbing dan mengarahkan siapa saja, tua-muda, laki-perempuan, yang berminat menjadi penulis namun tak punya teman saling belajar. Masa belajar di sekolah penulis sangat fleksibel, yang diutamakan adalah kualitas pertemuan, bukan datang sekedar absen semata. Bagi mahasiswa dan pelajar dimanapun anda berada, sekolah menulis bisa menjadi tambahan bekal skil bagi anda selepas menempuh pendidikan. Ingat-ingat, apapun latar belakang pendidikan dan cita-cita anda, menulis dengan baik adalah kemampuan dasar bagi setiap insan manusia yang fana ini.[]