Zidane Ungkap Resep Madrid Kembali Taklukkan PSG

Madrid lolos ke perempat final Liga Champions dengan agregat meyakinkan 5-2.

Zidane Ungkap Resep Madrid Kembali Taklukkan PSG
Zinedine Zidane [Foto: AP Photo/Christophe Ena]

Zidane Ungkap Resep Madrid Kembali Taklukkan PSG

Madrid lolos ke perempat final Liga Champions dengan agregat meyakinkan 5-2.

Paris - Real Madrid lolos ke perempat final Liga Champions dengan agregat meyakinkan 5-2. Setelah menang 3-1 pada legpertama babak 16 besar di Madrid, bulan lalu, Los Blancos menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) 2-1 pada pertemuan kedua di Paris, Rabu (7/3) dini hari WIB.

Pelatih Madrid Zinedine Zidane mengungkapkan rahasia keberhasilan timnya kembali menjinakkan PSG. "Kami menekan mereka tinggi sejak awal dan saya kira kami memainkan pertandingan sempurna. Secara taktis, kami menjalani pertandingan yang kami inginkan. Setelah itu, terserah kepada para pemain," kata Zidane dikutip dari laman resmi UEFA.

Madrid tak tampak tertekan menghadapi lawannya yang butuh kemenangan minimal 2-0 untuk lolos. Los Blancos bertahan dengan rapi, tenang, dan solid. Saat menguasai bola, mereka bergerak cepat ke depan tanpa terburu-buru. Seperti pada pertemuan pertama, Los Blancos lebih memilih membongkar pertahanan PSG dari sisi kiri lewat duo Marcelo dan Lucas Vazquez.

Pressing tinggi yang diungkap Zidane berbuah gol saat Dani Alves yang memasuki area Madrid dicuri bolanya oleh Vazquez. Bermain satu dua dengan Marcelo. Vazquez kemudian mengirim bola ke tiang jauh yang disambut sempurna oleh tandukan Cristiano Ronaldo pada menit ke-51.

PSG makin sulit bangkit setelah Marco Verratti diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua pada menit ke-61. Walaupun Edinson Cavani sempat menyamakan skor pada menit ke-71, Madrid sudah amat nyaman mengontrol laga. Los Blancos kemudian membuat PSG di pintu keluar lewat gol Casemiro pada menit ke-80. Skor 2-1 bertahan hingga laga berakhir.

"Paris bisa jadi tak bermain bagus, tapi itu mungkin karena kami yang tampil sangat baik. Setelah kartu merah dan gol kedua, semakin sulit untuk mereka," kata Zidane.[] 

Sumber: Republika